Diduga Merusak Tiga 3 Sungai, Warga Ukui Gugat PT Gandaerah Hendana
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 29 Januari 2019 11:01:25
Diduga Merusak Tiga 3 Sungai, Warga Ukui Gugat PT Gandaerah Hendana
KETERANGAN GAMBAR :
BLH Pelalawan Ambil Sampel Air Sungai Ukui yang Diduga Tercemar Limbah PT Gandaerah Hendana/ Foto Potretnews.

UTUSANRIAU.CO, PANGKALAN KERINCI - Warga Desa Ukui II Kecamatan Ukui menggugat Perdata PT Gandaerah Hendana yang berada di Jl Barito Ukui Kabupaten Pelalawan, Riau. PT Gandaerah Hendana digugat oleh Jalalimun dkk, di duga telah melakukan pengrusakan habitat, ekosistem 3 sungai di kawasan Hak Guna Usaha (HGU). Hal ini terungkap saat sidang Duplik dipimpin Pengadilan Negeri Pelalawan Nelson Angkat SH MH, Senin (28/01/19).

Penasehat Hukum (PH) warga ukui  Jalalimun dkk sebagai penggugat  adalah Fathra Fahasta SH MH kantor Hukum Ilhamdi SH dan Rekan di Pekanbaru. Usai sidang di Pengadilan Negeri Pelalawan membeberkan materi gugatan PT Gandaerah Hendana tergugat I dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan c/q Dinas Lingkungan Hidup tergugat II.

"Tadi sidang duplik, klien kami menggugat PT Gandaerah Hendana sebagai tergugat I dan Pemkab Pelalawan Dinas Lingkungan Hidup tergugat II. Kelompok masyarakat Ukui II Kecamatan Ukui yaitu Jalalimun dkk. 

Adapun materi sidang gugatan PT Gandaerah Hendana yang merupakan perkebunan sawit group Samsung diduga melakukan perbuatan melawan hukum. Merusak habitat dan ekosistem 3 sungai dikawasan hak guna usaha PT Gandaerah Hendana. Merusak bentuk fisik sungai yang sebelumnya berkelok kelok menjadi lurus. Sungai saat ini menjadi kering sehingga merugikan dan menghilangkan pekerjaan nelayan" ujar Fathra Fahasta SH MH sebagai penasehat hukum warga penggugat.

3 Sungai yaitu sungai Ukui, Sungai Sony, Sungai Andan diketahui sejak tahun  2013 sampai sekarang telah mengalami kerusakan habitat ekosistem sehingga menghilang pekerjaan nelayan. "Karena kerugian itu 300 warga Ukui II menggugat PT Gandaerah Hendana lebih kurang Rp 10 Miliard dan menggugat bentuk sungai dikembalikan ke bentuk fisik semula" ujar Fathra kepada wartawan.

Menurut Fathra timnya berkeyakinan PT Gandaerah Hendana telah melakukan perbuatan melawan hukum. Namun untuk pembuktian persidangan akan dibuktikan pada sidang sidang selanjutnya. Minggu depan sidang akan berlanjut dan tim dan warga telah menyiapkan bukti bukti otentik perlakuan PT Gandaerah Hendana.

Tim Penasehat Hukum PT Gandaerah Hendana enggan berkomentar usai sidang gugatan PT Gandaerah Hendana. Sementara Kepada Dinas Lingkungan Hidup Pelalawan Syamsul Anwar SH MH membenarkan bahwa mereka sebagai tergugat kedua dalam perkara dimaksud. "Ya benar DLH digugat warga. Namun tergugat 1 adalah PT Gandaerah Hendana" sebut Syamsul . EP

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 21 August 2019 04:08:37
Serka Ardi Dan Damkar Sosialisasi Pencegahan Karlahut Di Desa Lubuk Muda
 Selasa, 20 August 2019 04:08:29
Warga Minas Jaya Mendapat Sosialisasi Karlahut Tingkatkan Kewaspadaan
 Jumat, 16 August 2019 03:08:49
Patroli Semakin di Tingkatkan Kewaspadaan Warga Akan Bahaya Karlahut
 Rabu, 14 August 2019 09:08:27
FERT PT RAPP Berjibaku Padamkan Karlahut Kerahkan Helikopter dan Water Tank
 Rabu, 14 August 2019 05:08:13
Meski Kabut Asap Makin Menebal Sekolah Belum Diliburkan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca