Isu Ada Penambang Pasir ilegal di Pulau Rupat Ini Pernyataan Kasat Polair
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 15 April 2019 08:04:11
Isu Ada Penambang Pasir ilegal di Pulau Rupat Ini Pernyataan Kasat Polair
KETERANGAN GAMBAR :
Isu Ada Penambang Pasir ilegal di Pulau Rupat Ini Pernyataan Kasat Polair

UTUSANRIAU, BENGKALIS - Terkait informasi dari masyarakat bahwa adanya aktifitas penambangan pasir ilegal di perairan Rupat, Kabupaten Bengkalis Riau, mendapat tanggapan serius dari Kesatuan Polisi Perairan (Polair) Polres Bengkalis.

Mendengar informasi tersebut Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasat Polair) Polres Bengkalis AKP Yudhi Franata. S.I.K, langsung bentuk tim, untuk menyelidiki isu yang berkembang, guna memastikan apakah informasi tersebut benar adanya.

Dengan gerak cepat orang nomor satu di jajaran polair Bengkalis, memerintahkan kepada anggotanya untuk segera melakukan patroli menyusuri ke lokasi- lokasi yang di duga menjadi tempat aktifitas penambangan pasir ilegal tersebut.

Tim yang di bentuk langsung bergerak menuju ke lokasi. Tiga lokasi yang menjadi target untuk di pantau, yakni perairan sungai injap dan tanjung papal serta pulau ketam, untuk melihat langsung ke 3 tempat tersebut yang di katakan masyarakat bahwa ada pelaku penambangan pasir ilegal.

Dikatakakan Kasat polair AKP Yudhi Franata. S.I.K, kepada media ini, Minggu (14/04/19), bahwa setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya kegiatan masyarakat yang melakukan kegiatan penambangan pasir ilegal alias nihil.

"Tim yang kita bentuk telah menyusuri ke titik yang telah kita tentukan, yang di duga menjadi tempat aktifitas penambangan liar, namun dari laporan anggota dilapangan, tidak menemukan adanya aktifitas dari penambangan yang diinformasikan warga,"  papar Kasat

"Para anggota polair yang kita tugaskan langsung menyampaikan kepada masarakat di seputaran perairan rupat untuk tidak melakukan penambangan ilegal pasir karena bertentangan dengan undang - undang," jelasnya lagi

Terakhir Pria berkacamata itu menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika ditemukan adanya aktifitas penambangan pasir ilegal.

"Disampaikan himbauan juga kepada masyarakat jika ada info terkait kapal pengangkut pasir ataupun terlihat penambangan pasir Illegal di perairan pulau Rupat agar disampaikan mll call center NETRAL ( Nelayan Mitra Polair) di nomor 0822 - 68471-110,"imbau Kasat Polair Bengkalis.(yul)

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 14 August 2019 09:08:55
Pasca Karlahut Semakin Meningkat Kapolres Janjikan 5 Juta Penangkap Pelaku Karlahut
 Selasa, 13 August 2019 01:08:56
Tak Hanya Geledah Geledah Rumah Dinas, KPK Geledah Kantor Walikota Dumai
 Selasa, 13 August 2019 08:08:57
Malam Idul Adha, Seorang Warga Air Molek Diamankan Polisi
 Senin, 12 August 2019 10:08:24
Seorang Remaja Tenggelam di Pantai Kute Pangkalan Kerinci
 Minggu, 11 August 2019 06:08:36
Kejati Riau Pastikan Hukuman Berat Menanti Pelaku Karhutla
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca