Aksi Protes, Masa Partai Nasdem Sambangi KPU dan Bawaslu Bengkalis
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 05 Mei 2019 07:05:24
Aksi Protes, Masa Partai Nasdem Sambangi KPU dan Bawaslu Bengkalis
KETERANGAN GAMBAR :
Aksi Protes, Masa Partai Nasdem Sambangi KPU dan Bawaslu Bengkalis

UTUSANRIAU.CO, BENGKALIS – Terkait permasalahan hasil Pleno  KPU Kabupaten Bengkalis melangsungkan  rekapitulasi penghitungan surat suara tingkat kabupaten, Sabtu (04/05) malam di tunda.Pengurus DPC Nasdem dan anggota datangi KPU dan Bawaslu Kabupaten Bengkalis. Minggu.(05/05).

Setelah melakukan demo di kantor KPU Bengkalis jalan pertanian, masa dari partai Nasdem mendatangi Kantor Bawaslu Bengkalis di jalan antara yang berjarak 500 meter dikawal personil polres bengkalis.

Di Kantor Bawaslu Bengkalis  komisioner Bawaslu menerima perwakilan dari Partai Nasdem ( Askori dan Andika Putra Kenedi red) dan juga perwakilan dari Partai PKB Bengkalis  (Riza Zuhelmi red) untuk berdialog dan pihak yang keberatan agar membuat surat sanggahan atau keberatan  dan Bawaslu Bengkalis akan mempelajarinnya.

Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Nasdem dapil Kecamatan Bathin Solapan Andika Putra Kenedi di dampingi Askori Ketua DPC Nasdem Kabupaten Bengkalis mengatakan akan terus memperjuangkan akan kerugian partai Nasdem akibat kekurangan suara di dapil Bengkalis 5 Kecamatan  Bathin solopan.

Aksi demo masa Partai Nasdem Bengkalis  terhadap KPU sebagai penyelenggara Pileg  dan Bawaslu sebagai pengawas.Dipicu oleh selisih peroleh hitungan dari pleno PPK kecamatan Bhatin Solapan, bahwa Partai Nasdem dikomandoi Askori Ketuatelah  DPC Partai Nasdem meminta untuk dilakukan penghitungan ulang. 

"Awalnya, malam itu (pleno kabupaten) KPU sudah mengatakan secara lisan bahwa setelah melakukan koordinasi ke KPU provinsi maka diputuskanlah 7 TPS untuk dilakukan penghitungan ulang. Dan selanjutnya, diperintahkan mengambil kotak suara di PPK untuk dibawa ke pleno kabupaten," kata Andika Putra Kenedi di kantor DPC Partai Nasdem jalan banten Bengkalis.

Lanjut Andika Putra Kenedi,Sebelum kotak suara yangg diambil tiba. Pleno kabupaten menjadi ricuh setelah perwakilan  partai PKB  melakukan protesnya dan melarang dilakukannya penghitungan suara.

Adu protes antara dua partai pun tak terelakan sehingga akhirnya, KPU memutuskan tidak akan membuka kotak suara tersebut.

KPU awalnya akan dilakukan buka kotak suara seketika berubah memicu keributan malam itu. Sehingga pleno kabupaten yang semula berjalan lancar dan aman ditunda tanpa batas waktu yang ditetapkan.

Pleno Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK) Bathin Solapan saksi dari Partai PDIP dan Partai Nasdem menolak membubuhkan tanda tangan. Saksi dari Partai Nasdem membuat surat pernyataan keberatan saksi atau kejadian khusus rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara Tingkat Kabupaten Bengkalis.

Berdasarkan hasil pleno PPK Bathin Solapan Partai Nasdem telah menemukan penggelembungan suara di TPS 5 Simpang Padang, TPS 12, TPS 20, TPS 32, TPS 39, Lalu di Desa Boncah Mahang TPS 4 dan di Desa Sebangar TPS 23.

Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Nasdem dapil Kecamatan Bathin Solapan Andika Putra Kenedi mengatakan Saksi dari Partai Nasdem Ishak telah menemukan penggelembungan perolehan suara pada beberapa TPS di Desa Simpang Padang, Desa Boncah Mahang dan Desa Sebangar maka kita membuat surat pernyataan keberatan saksi catatan kejadian khusus Tingkat Kabupaten Bengkalis,” kata Andika Putra Kenedi  

“Kami menemukan penggelembungan sebesar 51 suara untuk salah satu Partai Politik (Parpol), Dengan adanya penemuan penggelembungan suara tersebut maka Partai Nasdem sangat dirugikan terkait permasalahan ini,” terangnya.

lanjut Andika Putra Kenedi “Tetapi saat sampai di KPU permohonan kami untuk buka kotak suara ditolak oleh KPU Bengkalis dan kami menduga ada permainan yang terstruktur dari PPS,PPK hingga ke KPU Bengkalis, kami punya data yang valid kami menemukan pengelembungan suara dari Parpol tersebut,” jelasnya.

Ditambahkan Andika, kami mendapatkan penggelembungan tersebut dari hasil buka rekap dari PPS Desa Simpang Padang, Desa Sebangar dan Desa Boncah Mahang, kami menemukan 51 suara siluman sebagai bahan perbandingan yang kami gunakan adalah berdasarkan rekap dari beberapa Desa tersebut.

“Dalam hal tersebut pihak KPU Kabupaten Bengkalis tidak juga mau membuka surat suara padahal rekomendasi dari Panwas dan PPK Kecamatan Bathin Solapan sudah ada namun tidak di indahkan oleh KPU Bengkalis,” pungkasnya.(yul)

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 16 Juli 2019 08:07:04
PKB DPR Minta Jokowi-Ma ruf Perkuat Kemandirian Pangan
 Selasa, 16 Juli 2019 08:07:29
Temuan Jokowi-Prabowo, Silaturrahmi Dalam Kerangka NKRI
 Senin, 15 Juli 2019 17:45:08
Pemprov Riau Ajukan Izin Pelantikan Pejabat ke Kemendagri
 Kamis, 11 Juli 2019 19:08:04
Kata Gubri Syamsuar: Pejabat Eselon III dan IV Sudah Disusun
 Rabu, 10 Juli 2019 05:07:38
Jelang Pilkada Inhu, Nama Wabup Disebut Bakal Maju Menjadi Calon
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca