PKB Bengkalis Keluarkan Tujuh Pernyataan Sikap Polemik Rapat Pleno KPU Bengkalis
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 06 Mei 2019 09:05:15
PKB Bengkalis Keluarkan Tujuh Pernyataan Sikap Polemik Rapat Pleno KPU Bengkalis
KETERANGAN GAMBAR :
PKB Bengkalis Keluarkan Tujuh Pernyataan Sikap Polemik Rapat Pleno KPU Bengkalis

UTUSANRIAU.CO, BENGKALIS – Menyikapi polemik yang terjadi pada Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis (4/5/2019) lalu di Gedung LAMR kota Bengkalis.

Terkait keberatan  Partai NasDem Kabupaten Bengkalis tentang hasil rekapitulasi perhitungan suara di Kecamatan Bathin Solapan, Maka DPC PKB Bengkalis menyampaikan beberapa pandangan dan pernyataan sikap sebagai berikut :

1. DPC PKB Bengkalis mengamati secara mendalam proses yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu mulai dari tingkat KPPS pada TPS 5, 12, 20, 32, 39 Desa Simpang Padang, TPS 4 Desa Boncah Mahang dan TPS 23 Desa Sebangar serta PPK Kec. Bathin Solapan sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Pada dua TPS 12 dan 39 Desa Simpang Padang sudah dilakukan hitung ulang surat suara dan hasilnya sudah disaksikan secara bersama dan teli penghitungan (DAA1) sudah ditanda tangani semua saksi termasuk Partai NasDem.

2. Tudingan yang dilontarkan oleh oknum caleg Partai NasDem Dapil Kecamatan Bathin Solapan Andika Putra Kennedi dan oknum pengurus Partai NasDem Bengkalis, bahwa telah terjadi penggelembungan suara sebanyak 16 suara pada TPS 39 Desa Simpang Padang sehingga suara PKB menjadi 32. Dapat kami sampaikan bahwa hal tersebut adalah fitnah karena pada saat perhitungan suara ditingkat TPS sudah dilakukan perbaikan, silahkan dicheck dokumen hasil perhitungan suara tersebut. Jika nanti tidak ditemukan tudingan tersebut kami akan membawa masalah ini ke jalur hukum karena sudah menyebarkan berita bohong dan pencemaran nama baik. Karena hal tersebut murni human error oleh penyelenggara bukan tindakan kejahatan penggelembungan suara.

3. Pada tingkat pleno PPK Kec. Bathin Solapan (2/5) saksi partai NasDem mengajukan keberatan yang sama pada TPS 12 dan 39 Desa Simpang Padang dan ketika dijelaskan bahwa di saat penghitungan suara TPS 12 dan 39 sudah dilakukan buka kotak suara dan lakukan perhitungan surat suara yang mana pada saat itu juga dihadiri oleh saksi Nasdem sendiri. Kemudian saksi Partai Nasdem meminta agar di Buka teli DAA1, setelah adu argumen dgn para saksi lain yang keberatan bahwa saksi Nasdem yang hadir tidak mengikuti pleno dari awal, akhirnya saksi Partai NasDem membatalkan permintaannya dihadapan peserta pleno untuk tidak usah membuka ulang teli DAA1 dan akhirnya Pleno Kecamatan pun di tetapkan dan ditutup secara resmi oleh ketua PPK Bathin Solapan. silahkan check berita acara plenonya dan kita punya bukti dokumentasi dan saksi kejadian tersebut. Menjadi aneh jika dikemudian hari meributkan hal ini kembali secara membabi buta tanpa dasar ke jenjang selanjutnya dalam proses pemilu.

4. Pada saat pleno rekapitulasi perhitungan suara KPU Kab. Bengkalis saksi partai NasDem kembali mengajukan keberatan dan meminta buka teli (DA1) khusus Desa Sebangar, Simpang Padang dan Boncah Mahang. Setelah diakomodir oleh KPU Kab. Bengkalis, saksi partai Nasdem menghitung ulang secara manual khusus suara PKB. Setelah melakukan perhitungan ulang saksi partai NasDem tetap keberatan dengan dalih peroleh suara PKB tidak sesuai dengan C1 yang mereka miliki sementara secara berjenjang pada tahapan sebelumnya mereka tidak menyampaikan hal dimaksud.

5. Kami mencermati bahwa oknum caleg Partai NasDem Andika Putra Kennedi dan oknum pengurus Partai NasDem Kab. Bengkalis sepertinya dengan sengaja mempermainkan proses, penyelenggara dan peserta pemilu dengan mengangkangi azas, mekanisme dan peraturan yang berlaku dengan memaksakan kehendaknya secara brutal hanya karena ketidak puasan yang bersifat personal dan tidak berdasarkan data hanya asumsi saja namun dipaksakan dengan cara-cara yang inkonstitusional.

6. Kami menyayangkan aksi mobilisasi massa yang mendatangi KPU dan Bawaslu Kab. Bengkalis yang dilakukan oleh Ketua Partai NasDem Kab. Bengkalis Askori beserta pengurus dan simpatisan pada (5/5) kemarin dengan tujuan memaksa penyelenggara untuk mengambil kebijakan sesuai dengan keinginan Partai NasDem secara sepihak. Ini adalah bentuk arogansi dan kesewenang-wenangan yang bisa mencederai proses demokrasi, terlebih dalam keheningan suasana menyambut bulan suci Ramadlan, tindakan-tindakan arogan seperti ini dapat merusak suasana yang aman dan sejuk ditengah-tengah masyarakat.

7. Kami mengharapkan agar KPU dan Bawaslu Kabupaten Bengkalis tetap on the track dan rule of law, berpegang teguh dan taat pada azas, mekanisme dan peraturan yang berlaku karena jika arogansi dapat mengalahkan hukum maka ini akan menjadi preseden buruk dalam penyelenggaraan pemilu khususnya di Kab. Bengkalis dan Indonesia secara umum. Jika hal tersebut terjadi atas nama keadilan kami akan membawa permasalahan ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Atas nama Pengurus DPC PKB Kabupaten Bengkalis

RIZA ZUHELMY

Wakil Sekretaris DPC PKB Bengkalis

Jubir Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP).(Rilis)

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 22 Mei 2019 17:32:01
ASN Pemprov Riau Akan Terima THR, Honorer
 Rabu, 22 Mei 2019 09:05:43
Meski Urutan Kedua, Golkar Bidik Kursi Ketua MPR
 Rabu, 22 Mei 2019 09:05:31
Zuliifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi-Maruf Amin
 Rabu, 22 Mei 2019 09:05:14
Jelang Pengumuman Pilpres 2019, Situasi Masih Terkendali
 Selasa, 21 Mei 2019 19:09:29
Gubri Instruksikan Semua Mobdin Pejabat Pemprov Riau
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca