Sempat Melawan, Polisi Terpaksa Dor Bandar Sabu Buron
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 14 Mei 2019 07:05:27
Sempat Melawan, Polisi Terpaksa Dor Bandar Sabu Buron
KETERANGAN GAMBAR :
Sempat Melawan, Polisi Terpaksa Dor Bandar Sabu Buron

UTUSANRIAU.CO, RENGAT - Erik Kasanova alias Erik Kambing, yang melarikan diri dari tahanan Kejaksaaan Inhu  18 April 2019 lalu berhasil kembali ditangkap. Erik yang merupakan bandar sabu ini sempat melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap dan polisi terpaksa melumpuhkannya dengan menembaknya.

Erik kabur dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sebelum dilakukannya penuntutan terhadap dirinya oleh Jaksa atas kasus kepemilikan sabu dan juga sebagai bandar sabu.

Erik harusnya dituntut 7 tahun penjara atas perbuatannya, namun sidang terpaksa ditunda satu minggu karena Erik melarikan diri. Namun akhirnya sesuai dengan Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman Nomor 48 Tahun 2009, Hakim dapat mengambil keputusan jika terdakwa tidak hadir dalam dua kali persidangan. TE

Senin (13/5) sekira pukul 04.30 dini hari, tim Opsnal Polres Inhu mendapat informasi tentang Keberadaan terpidana Erik. Selanjutnya pihak Polres Inhu berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri untuk melakukan penangkapan. Selanjutnya bersama Jaksa, dapat memastikan keberadaan Erik dan langsung melakukan penangkapan di Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, Inhu. 

Saat ditangkap, Erik berusaha melakukan perlawanan yang akhirnya memaksa tim untuk menghujamkan timah panas pada bagian kakinya karena dianggap sudah membahayakan petugas. 

“Saat ditangkap terdakwa Erik melakukan perlawanan. Namun petugas bisa mengatasinya. Selanjutnya terdakwa diserahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Inhu guna proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran.

Sementara itu, terdakwa Joni yang ikut kabur bersama Erik masih dalam proses pengejaran pihak kepolisian.

Sebelumnya, terdakwa Erik Kasanova sudah divonis 9 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Rengat pada Selasa 7 Mei 2019 lalu. Vonis ini lebih tinggi 2 tahun dari tuntutan JPU 7 tahun. Ia juga didenda Rp800 juta subsider tiga bulan penjara.**das
 

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 22 Mei 2019 03:05:37
Babinsa Koramil 07/Bukitbatu Upsus Pertanian Desa Sepotong
 Selasa, 21 Mei 2019 05:05:05
Mantan Kadishub Bengkalis dan Kontraktor Diadili
 Sabtu, 18 Mei 2019 10:05:48
Waspada, Nama Wakil Rektor I Unilak Dicatut Untuk Minta Uang
 Jumat, 17 Mei 2019 19:05:58
Wako dan Bupati Tersangka Korupsi, Gubri Syamsuar Prihatin
 Jumat, 17 Mei 2019 07:05:48
KPK Tetapkan Bupati Bengkalis Tersangka
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca