KPK Dapat Banyak Laporan soal Potensi Korupsi pada Pemilihan Rektor
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 15 Mei 2019 05:05:10
KPK Dapat Banyak Laporan soal Potensi Korupsi pada Pemilihan Rektor
KETERANGAN GAMBAR :
Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief memberikan keterangan tentang kasus dugaan suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama pada konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019). (ANTARA FOTO/INDRIANTO EKO SUWARS)

UTUSANRIAU.CO, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengatakan, pihaknya mendapatkan berbagai laporan soal praktik pemilihan rektor yang rawan mengarah pada kejahatan korupsi. 

"Jadi memang perlu diklarifikasi lagi, tetapi banyak mendapatkan laporan bahwa sistem pemilihan rektor itu mempunyai potensi-potensi korupsi," kata Laode di sela-sela acara Koordinasi Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jakarta, Rabu (15/5/2019). 

Pimpinan KPK Tegaskan Terus Bekerja Menurut Laode, potensi korupsi dalam pemilihan rektor bisa terjadi di lembaga pendidikan tinggi, baik di bawah naungan Kemenristekdikti maupun Kementerian Agama. 

"Dua-duanya, baik Kemenristekdikti maupun Kementerian Agama, ada," ujarnya. 

Menurut Laode, saat ini pihaknya sedang menindaklanjuti laporan-laporan seperti itu. 

Di sisi lain, kata dia, KPK melakukan sejumlah langkah pencegahan, seperti pengendalian konflik kepentingan di perguruan tinggi. 

"Yang kedua, pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi. Yang ketiga dalam memperbaiki tata kelola perguruan tingginya itu sendiri. Dan salah satunya itu adalah tentang bagaimana memperbaiki sistem pemilihan rektor. Khusus untuk pemilihan rektor itu kami betul-betul sangat concern," kata dia. 

Selain itu, KPK juga menyoroti perbaikan sistem penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi dan masalah lainnya. 

Laode berharap seluruh pihak di perguruan tinggi bisa melaporkan ke KPK apabila menemukan potensi korupsi di kampus. 

"Kami sangat berharap kalau ada kejadian yang mereka alami, baik pengadaan barang maupun conflict of interest yang di perguruan tinggi, dilaporkan ke kami," katanya. **Kompas.com


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Dapat Banyak Laporan soal Potensi Korupsi pada Pemilihan Rektor", https://nasional.kompas.com/read/2019/05/15/14070051/kpk-dapat-banyak-laporan-soal-potensi-korupsi-pada-pemilihan-rektor. 

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 20 Mei 2019 11:05:47
Ketua DPR: Waspadai Penumpang Gelap dan Penciptaan Martir
 Senin, 20 Mei 2019 11:05:58
Supiadin : Indonesia Segara Miliki UU PSDN
 Minggu, 19 Mei 2019 10:05:41
Bamsoet: FKPPI Harus Perkuat Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
 Rabu, 15 Mei 2019 08:05:39
Ciptakan Transportasi Aman, DPD RI Bahas Perubahan UU LLAJ
 Sabtu, 11 Mei 2019 10:05:24
Jokowi: Proyek Infrastruktur Sambungkan Dengan Kawasan Wisata
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca