Gubri Harap Mesjid Cheng Ho Nanti Bisa Jadi Wisata Religi
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 20 Juni 2019 04:06:30
Gubri Harap Mesjid Cheng Ho Nanti Bisa Jadi Wisata Religi
KETERANGAN GAMBAR :
Gubernur Riau Syamsuar, melakukan pemancangan pertama pembangunan Masjid Cheng Ho di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rabu (19/6/19).

UTUSANRIAU.CO, BAGANSIAPIAPI - Gubernur Riau Syamsuar, melakukan pemancangan pertama pembangunan Masjid Cheng Ho di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rabu (19/6/19). Masjid ini adalah pertama di Riau dan diharapkan menjadi ikon dan wisata riligi di Bumi Lancang Kuning ini.

“Setahu saya Masjid Muhammad Cheng Ho ini adalah pertama di Riau,” kata Bupati Rohil Suyatno.

Bentuk masjid, sambung Suyatno, nampaknya seperti perpaduan kelenteng dan kubah yang menjadi ikon Kabupaten Rohil. Hal ini bermakna bahwa keberagaman itu melahirkan rasa tolenransi yang kuat.

“Harapan saya pembangunan masjid ini secepatnya diselesaikan, target kita 9 bulan sudah selesai. Karenanya kita minta dukungan semua pihak. Terutama masalah keamanan karena banyak barang-barang yang masuk terkait dengan pembangunan, dan setelah masjid ini siap dibangun bakal ramai dikunjungi,” kata Suyatno.

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar dalam sambutannya mengatakan, pembangunan masjid Muhammad Cheng Ho ini sangat membanggakan, tidak hanya bagi masyarakat Rohil tapi juga bagi masyarakat Riau. Ia berharap pembangunan masjid ini membawa berkah bagi semua umat.

“Mari kita menjaga predikat Islam rahmatan lil alamin dalam keberagaman ini. Saya mengucapkan terima kasih, karena memang pertama kali masjid Muhammad Cheng Ho ini ada di Riau. Semoga hal ini menjadi ikon Riau dalam wisata riligi,” ungkap Syamsuar.

Syamsuar juga berharap, anak rantau Rohil tidak hanya menghadiri acara-acara di Rohil tapi juga hadir pada acara di Riau agar semangat anak rantau ini membangkit semangat bagi warga yang ada di kampung.

“Saran saya, setelah masjid ini sudah dibangun sebaiknya ada bagian bangunan di pujasera ini yang harus dipindahkan sehingga masjid ini tidak tertutup lantaran letaknya berada di belakang,” ucap Syamsuar.*urc/mcr

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 18 Juli 2019 06:07:52
Gubernur hadiri Kampar Internasional Paragon Boat Festival 2019 di Venue Danau Rusa Kabupaten Kampar
 Jumat, 05 Juli 2019 21:57:43
Besok, Penabalan Gelar Adat Gubri dan Wagubri
 Jumat, 31 Mei 2019 03:05:21
Ditetapkan Desa Wisata, Ini Persiapan yang di Lakukan Tokoh Adat Desa Kotoranah Rokan Hulu Riau
 Sabtu, 25 Mei 2019 09:05:03
Pemuda-pemudi Desa Batu Hampar Tanah Putih Tanjung Melawan Tetap Lestarikan Budaya Merian Bulu
 Selasa, 21 Mei 2019 11:05:44
Penyanyi Selat Panjang Riau "Rinald Bagas" Rilis Lagu Izinkan Aku Menjadi Imammu
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca