Pindah Domisili Demi Zonasi PPDB, Mendikbud: Mengajar Anak Tidak Jujur
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 04 Juli 2019 18:07:48
Pindah Domisili Demi Zonasi PPDB, Mendikbud: Mengajar Anak Tidak Jujur
KETERANGAN GAMBAR :

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU- Berbagai cara dilakukan masyarakat agar anaknya bisa mendaftar di sekolah negeri pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun 2019 di Provinsi Riau.

Salah satu untuk mengakali agar masuk radius zonasi PPBD, masyarakat rela pindah domisili. Bahkan ada yang paksakan anaknya untuk pindah Kartu Keluarga (KK) kepada keluarga atau kerabat yang tempat tinggalnya dekat sekolah yang ingin dituju.

Menanggapi ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendy mengatakan, kejadian seperti itu akan menjadi bahan evaluasi agar ke depan saat PPDB tidak terjadi lagi.

"Itu akan kita evaluasi. Tahun depan tidak terjadi lagi," kata Muhadjir Effendy usai memberikan kuliah umum Rakornas Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Pekanbaru, Kamis (4/7/2019).

Dia mengatakan, tahun lalu yang menjadi persoalan adalah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Tahun ini ada yang mensiasati pindah domisili.

"Tahun depan akan kita evaluasi. Nanti akan kita lihat hasil di lapangan seperti apa," cakapnya.

Karena itu, Mendikbud sangat menyayangkan orang tua yang berbuat curang dengan cara-cara tertentu (pindah domisili) demi anaknya bisa masuk sekolah tertentu (negeri).

"Karena perbuatan itu mendidik anak tidak baik. Mengajarkan anaknya tidak jujur. Tentu ini yang rugi orang tua sendiri, karena telah memberi bekal tidak baik yaitu mencarikan sekolah untuk anaknya dengan cara-cara tidak jujur," tegasnya.

"Saya yakin orang yang seperti itu anaknya juga akan memiliki beban moral kalau sempat ketahuan dia masuk sekolah dengan cara tidak jujur,"ungkapnya.ck/nor
 

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 20 Oktober 2019 08:10:38
SMA Negeri 1 Kepenuhan Lakukan Studi Lapangan ke Candi Muara Takus Kabupaten Kampar Riau
 Jumat, 18 Oktober 2019 01:10:58
Siswa SDN 006 Pangkalan Kerinci Peduli Kawan Korban Musibah Kebakaran
 Selasa, 15 Oktober 2019 06:10:35
Dompet Dhuafa Inhu Dirikan Sekolah Aman dari Asap di Kecamatan Batang Gansal
 Kamis, 10 Oktober 2019 09:10:39
Wawako Ayat Cahyadi Nilai Keberadaan Mushalla Al-Yusra di SMPN 8 Pekanbaru Ini Sangat Bermanfaat
 Jumat, 11 Oktober 2019 02:10:33
Sekdako Pekanbaru M Noer MBS Sebut Belum Pastikan Sanksi 18 Kepala Sekolah
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca