Lahan Gambut Seluas Tiga Ha Terbakar, Tersangka Pembakar Ditangkap Polisi
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 16 Juli 2019 07:07:30
Lahan Gambut Seluas Tiga Ha Terbakar, Tersangka Pembakar Ditangkap Polisi
KETERANGAN GAMBAR :
foto tersangka pelaku pembakaran dan barang bukti

UTUSANRIAU.CO, RENGAT – Lahan seluas tiga hektar yang terdapat di  Desa Rawa Sekip, Kecamatan Kuala Cenaku Inhu terbakar sejak Jumat (12/7) lalu. Tersangka pelaku pembakaran yang juga warga desa setempat Puji Sugiono (330 segera diamankan polisi untuk diambil keterangannya.

Tiga hektar areal lahan yang terbakar tersebut merupakan areal gambut dan ditumbuhi tanaman kelapa sawit. Sehingga dalam waktu tidak terlalu menimbulkan kabut asap yang cukup tebal diudara.

Puji diamankan atas dugaan melakukan pembakaran lahan dan hutan (Karlahut). Atas perbuatannya tersebut Puji bisa diancam dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal 10 miliyar.

Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran, Senin (15/7) kepada wartawan menjelaskan bahwa  Puji diamankan di rumahnya pada Jumat (12/7) lalu.

"Pelaku tidak melakukan perlawanan saat diamankan petugas," kata Misran.

Selanjutnya Puji Sugiono dibawa ke kantor Polsek Kuala Cenaku untuk diinterogasi lebih lanjut terkait perbuatannya. Hasil interogasi, Puji mengakui bahwa ia melakukan pembakaran lahan di lokasi tersebut.

Bermula pada tanggal 9 Juli 2019 sekira pukul 09.00 Wib, Puji membakar sampah dedaunan dan ranting di kebun tersebut.

"Pengakuan pelaku, dirinya berniat menanam kedelai di lahan tersebut, oleh karena itu ia membersihkan sampah dedaunan dan ranting yang ada di kebun tersebut, kemudian sore harinya  memadamkan api tersebut,’ungkap Misran.

Pada tanggal 12 Juli 2019, Puji kembali ke kebun tersebut untuk melanjutkan pekerjaan membersihkan sampah di lahan tersebut.

Sekira pukul 09.00 WIB, Puji mulai membersihkan sampah dedaunan dan ranting kemudian membakarnya.

Namun sekira pukul 11.00 Wib, Puji meninggalkan kebunnya tanpa terlebih dahulu memadamkan api karena hendak melaksanakan ibadah Salat Jumat. Sekira pukul 14.00 Wib, Puji kembali ke kebunnya dan melihat kobaran api sudah membesar dan menyebar.

"Kondisi cuaca pada hari itu panas disertai angin kencang, sehingga api dengan mudah cepat menyebar," kata Misran.

Saat api semakin membesar dan tidak terkendali, kebakaran itupun menyebar hingga membakar kurang lebih tiga hektar areal kebun.

Kebakaran tersebut juga menimbulkan asap. Beruntung, 20 orang warga, 15 orang petugas KPBD Inhu dan lima orang personil Polsek Kuala Cenaku berhasil memadamkan api dengan cepat. Sehingga api berhasil dipadamkan.

Misran mengatakan, pelaku pembakaran lahan masih ditahan di Polsek Kuala Cenaku. Polisi juga mengamankan satu korek api dan tiga potong kayu bekas terbakar. **das

 

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 15 Desember 2019 05:12:08
DiPerairan Tj Parit Polair Bengkalis Tangkap KM Alvin Muatan di Duga Barang Ilegal Asal Malaysia
 Sabtu, 14 Desember 2019 04:12:33
Lapas Bengkalis Malam Tadi Di Geledah Tim Gabungan
 Jumat, 13 Desember 2019 07:12:11
Hasil Tes Urine ASN Pemkab Pelalawan Negatif
 Kamis, 12 Desember 2019 08:12:32
Kejari Pelalawan Gelar Pemusnahan BB Tahun 2019
 Kamis, 05 Desember 2019 05:12:39
Modus Ambil Nilai, Guru Honorer Cabuli Tujuh Muridnya
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca