Forhati Usulkan RUU PKS Diganti Menjadi RUU PJS
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 16 Juli 2019 08:07:40
Forhati Usulkan RUU PKS Diganti Menjadi RUU PJS
KETERANGAN GAMBAR :
Koordinator Presidium Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Hanifah Husein

UTUSANRIAU.CO, JAKARTA - Koordinator Presidium Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Hanifah Husein meminta DPR RI untuk melakukan pengkajian ulang terhadap draf Rancangan Undang-undang Penghapusan Kejahatan Seksual (RUU PKS) yang sedang dibahas DPR.

Melalui keterangan tertulisnya, Hanifah menilai hampir seluruh pasal-pasal yang tercantum dalam RUU PKS itu penuh dengan muatan liberalisme, sehingga memungkinkan adanya celah lagalisasi tindakan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dan pergaulan bebas. “Jadi, saya rasa RUU PKS itu sangat multi tafsir dan dianggap bertentangan dengan nilai-nilai sosial di masyarakat,” tutur Hanifah, Senin, (15/7/2019).

Hanifah Husein berpandangan secara filosofi RUU PKS selain bertentangan dengan nilai-nilai agama yang dianut bangsa Indonsia, juga sarat dengan mutan feminisme dan liberalisme. Penilaian tersebut didasari atas hasil kajian Majelis Nasional Forhati.

"Forhati usulkan agar RUU PKS diganti menjadi RUU tentang Penghapusan Kejahatan Seksual (RUU PJS), karena kata kejahatan memiliki makna lebih luas dan komprehensif, "  katanya.

Majelis Nasional Forhati 2017-2022 meminta pemerintah dan DPR untuk membuat RUU PJS secara komprehensif, untuk perlindungan terhadap perempuan dengan menemima masukan dan usulan atau aspirasi dari seluruh elemen masyarakat.

Forhati mengajak semua elemen masyarakat, lembaga adat, agama, organisasi massa, pelajar dan mahasiswa untuk terus mengawal dan mendukung upaya-upaya mengantisipasi penyakit sosial penyimpanan LGBT.

“Forhati  juga mengajak segenap keluarga HMI, Forhati wilayah daerah di seluruh Indonesia untuk memupuk ketahanan keluarga, sehingga tercipta keluarga yang menghasilkan generasi cerdas, tangguh dan berkarakter,” kata Hanifah Husein. **bam

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 21 August 2019 09:08:48
Ini Tips Agar Mahasiswa Baru Tidak Terpapar Paham Radikal Terorisme
 Selasa, 20 August 2019 07:08:41
Senator Papua Barat Minta Prioritaskan Pendekatan Hukum
 Senin, 19 August 2019 08:08:21
Wapres JK Hadiri Peringatan Hari Konstitusi
 Jumat, 09 August 2019 05:08:40
Seluruh Partai di DPR Melekat Jalankan Fungsi Kontrol Tak Ada Dikotomi Jalankan Fungsi Pengawasan
 Kamis, 08 August 2019 05:08:24
BNPT: Bersama Melawan Radikalisme & Terorisme di Dunia Maya
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca