Kejati Riau Pastikan Hukuman Berat Menanti Pelaku Karhutla
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 11 August 2019 06:08:36
Kejati Riau Pastikan Hukuman Berat Menanti Pelaku Karhutla
KETERANGAN GAMBAR :
Helikopter Satgas Karhutla Riau saat menjalankan misi pemadaman api disejumlah wilayah di Riau/ foto internet

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali marak akhir-akhir ini. Akibatnya, sejumlah wilayah di Riau diselimuti kabut asap dan menyebabkan ribuan warga terpapar ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut).

Menyikapi semakin maraknya Kahutla, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Uung Abdul Syakur berjanji tidak akan berkompromi dengan pelaku Karhutla.

Ia akan menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kejaksaan akan menuntut pelaku dengan hukuman berat.

"Saya tidak beri ampun untuk (pelaku) Karhutla karena menyangkut hajat hidup orang banyak, masyarakat Riau," ujar Uung, Sabtu (10/8/2019).

Uung menegaskan, kejaksaan berkomitmen dalam memberikan hukuman untuk pelaku Karhutla. Pihaknya terus berkoordinasi dengan penyidik kepolisian terkait penanganan perkara Karhutla.

Uung mengatakan, koordinasi intensif dilakukan dengan penyidik. Berkas perkara pelaku yang dikirim penyidik ke kejaksaan diteliti dengan seksama agar pelaku tidak lepas dari jeratan hukum.

Uung juga mengingatkan jajarannya di daerah untuk tidak bermain dengan para pelaku Karhutla. "Kalau ada yang main-main di daerah akan saya ingatkan dan saya tindak," tegas Uung.

Uung juga meminta kerja sama dari wartawan untuk mengawasi kinerja jajarannya. Kalau ditemukan ada penyimpangan di daerah, masyarakat bisa menyampaikan langsung ke Kejati Riau

"Kalau ada penyimpangan dalam penindakan-penindakan tolong disampaikan. Saya tidak ampun untuk Karhutla karena menyangkut hajat hidup masyarakat Riau," tegas Uung lagi.

Untuk kasus Karhutla, sejak Januari hingga kini, Polda Riau sudah menetapkan 27 tersangka Karhutla dari perorangan dan satu korporasi yakni PT Sumber Sawit Sejahtera di Desa Pangkalan Turap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Dari 27 perkara, 1 perkara berkasnya sudah lengkap atau P21, 12 perkara dalam proses penyidikan, 1 perkara tahap I. Untuk 13 perkara sudah tahan II atau penyerahaan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan. **mcr/urc

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 15 Oktober 2019 04:10:37
Polisi Gerebek Kafe Pangkalan Gondai Dua Pelaku Narkoba Diamankan
 Minggu, 13 Oktober 2019 01:10:37
Seorang Pelajar Tewas, Tabrakan Beruntun di Jalan Lintas Timur Km 53 Pelalawan
 Minggu, 13 Oktober 2019 08:10:49
Kapolda Riau : Perkembangan Penegakan Hukum Karhutla akan Disampaikan Cepat dan Akurat
 Sabtu, 12 Oktober 2019 08:10:41
Dir Tipidter: Karhutla Berat, Masyarakat Dimohon Mengerti
 Sabtu, 12 Oktober 2019 08:10:54
Pemerintah Komitmen Lakukan Penegakan Hukum Karhutla Secara Serius
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca