Panglima TNI Kerahkan Hercules Pengebom Air Tangani Karhutla di Riau
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 13 August 2019 09:08:02
Panglima TNI Kerahkan Hercules Pengebom Air Tangani Karhutla di Riau
KETERANGAN GAMBAR :
Menteri LHK, Panglima TNI dan Kapolri saat mendarat di Pekanbaru

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bakal mengerahkan pesawat hercules untuk melakukan bom air mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Riau 

Hal ini diungkapkan Panglima TNI usai mendengar pemaparan Satgas Karhutla Riau yang juga Gubernur Riau, Syamsuar terkait titik api dan upaya pemadaman kebakaran di Provinsi Riau, Senin (12/8/2019).

Selain itu, Panglima TNI juga mendengarkan keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru terkait situasi prediksi cuaca di Riau.

"Kami telah mendengar pamaparan Gubernur dan BMKG terkait kondisi dan stuasi titik api, termasuk upaya pemadaman," kata Panglima TNI, Senin (12/8/2019) di Pekanbaru.

Menurutnya berdasarkan keterangan BMKG kemungkinan curah hujan bisa dikelola untuk pembuatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada awal Oktober 2019.

"Artinya mulai bulan ini sampai awal Oktober mengalami musim kekeringan (di wilayah Riau). Sehingga upaya kita melaksanakan water boombing," ujarnya.

Namun jika melaksanakan water boombing persoalan di lapangan antara lain sumber air dengan lokasi kebakaran cukup jauh.

"Tentu saja kita ada upaya-upaya untuk bisa memadamkan api itu dengan berbagai cara, diantaranya mengerahkan pesawat Hercules melaksanakan pengeboman dengan bola air," bebernya.

"Upaya itu akan kita laksanakan sampai awal Oktober, sehingga titik api bisa kita selesaikan," tukasnya.

Adapun rombongan Panglima TN, Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian  direncanakan akan mengunjungi wilayah terdampak karhutla di Pelalawan. Wilayah itu mengalami kebakaran cukup parah sepanjang Agustus 2019 ini dan menjadi penyumbang kabut asap di Kota Pekanbaru dan sekitarnya.

Berdasarkan laporan Satgas Karhutla Riau, lebih dari 4.900 hektare lahan yang mayoritas gambut terbakar di wilayah itu sepanjang 2019 ini. Lebih dari 2.000 hektare diantaranya terjadi dalam rentang waktu Juli-Agustus 2019.

Masifnya kebakaran di Riau berdampak pada kabut asap yang mengepung sejumlah daerah di wilayah itu. Salah satu wilayah terparah dikepung asap adalah Pekanbaru. Bahkan ibu kota Riau tersebut telah menetapkan status darurat kabut asap.**mcr/urc

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 21 August 2019 04:08:37
Serka Ardi Dan Damkar Sosialisasi Pencegahan Karlahut Di Desa Lubuk Muda
 Selasa, 20 August 2019 04:08:29
Warga Minas Jaya Mendapat Sosialisasi Karlahut Tingkatkan Kewaspadaan
 Jumat, 16 August 2019 03:08:49
Patroli Semakin di Tingkatkan Kewaspadaan Warga Akan Bahaya Karlahut
 Rabu, 14 August 2019 09:08:27
FERT PT RAPP Berjibaku Padamkan Karlahut Kerahkan Helikopter dan Water Tank
 Rabu, 14 August 2019 05:08:13
Meski Kabut Asap Makin Menebal Sekolah Belum Diliburkan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca