Tokoh Lintas Agama Memberikan Kejernihan dan Kesejukan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 20 August 2019 07:08:31
Tokoh Lintas Agama Memberikan Kejernihan dan Kesejukan
KETERANGAN GAMBAR :
H Fadil Harahap Ketua FKUB Kab Pelalawan

UTUSANRIAU.CO, PANGKALAN KERINCI - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pelalawan H Fadil Harahap meminta para tokoh agama memberikan peran untuk menyejukan situasi yang terjadi saat ini. 

"Saat ini kita melihat banyaknya media sosial yang memberikan komentar yang membuat kita berpikir mana ysng betul dan mana ysng salah. Apalagi masuk pula unsur politik. Setiap persoalan jadi ada yang pro dan kontra. Untuk itu tokoh agama diharapkan memberikan kejernihan dan kesejukan," ungkap H Fadil Harahap  berbincang dengan wartawan Senin (19/08) di Pangkalan Kerinci.

Menurut H Fadil , Dalam muslim tidak dibenarkan membuka aib saudara dan orang lain. Lebih baik menutup aib saudara kita dan damai. Namun era medsos saat ini bisa saja terjadi yang membuat pro kontra. Mengedit, membuat   berita yang jadi ditafsirkan lain di masyarakat.

 "Untuk itu saya mengajak tokoh tokoh lintas  agama lebih berperan untuk memberikan kejernihan berpikir dan sejuk. Tidak ada manusia yang tak pernah salah. Namun perlu kita jernih berpikir. Jika kita sengaja mencari salah pasti ada ketakutan dan banyak musuh. Jika kita memberikan kejernihan dan kesejukan kita tidak akan takut kemanapun. Damai selalu dan saling menghormati berbagai perbedaan. Menjaga toleransi," kata Fadil.

Dikatakannya ketegangan politik yang terjadi beberapa waktu lalu pasca pileg dan pilpres segera dilupakan dan saatnya kita bersatu. Nanti ada Pilkada juga akan terjadi politik. Ini tidak selalu sama koalisinya dengan pilpres. Namun harus kita hindarkan politik suku agama ras antar golongan ( sara). 

"Politik agama dan agama berpolitik harus kita hindarkan. Sebaiknya para tokoh agama memberikan ceramah yang menyejukan dan tak menyinggung pihak lain. Ajaran masing masing dilaksanakan . Karena tak ada ajaran agama untuk kebencian dan membuka aib saudara kita. Semuanya damai kasih, dan kita bersaudara dalam NKRI berPancasila.

 Dikatakan Fadil, Gencarnya media sosial hendaknya jangan membuat konflik sesama anak bangsa. Kita harus hati hati menyikapi informasi media sosial. Dengarkan tokoh tokoh agama. Sebab bila terjadi konflik, akan ada pihak-pihak tertentu yang diuntungkan dan memang menginginkan terjadi kekacauan di Indonesia.

Fadil Harahap berharap masyarakat Kabupaten Pelalawan jangan terprovokasi dengan kejadian kejadian yang membuat tersinggung. Apalagi belum jelas penyebab kejadian, silahkan hukum yang bertindak. Kita tidak perlu terprovokasi. Jika ada kejadian  di pusat maupun di daerah-daerah lainnya, di Indonesia.


Kita tahu bahwa Negeri Seiya   Sekata Pelalawan ini terkenal selalu kondusif, masyarakatnya cinta damai, jangan sampai dirusak oleh segelentir oknum, kelompok kepentingan tertentu demi kepentingan lain.

Fadil Harahap menyatakan Tahun 2020 mendatang, Kabupaten Pelalawan akan melaksanakan Pilkada Serentak pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Saat ini sudah banyak para politikus yang menyatakan siap maju menjadi Pelalawan Satu. 

Kita berharap agar yang maju nanti kiranya orang-orang yang membawa kemajuan bagi Pelalawan Tuah Negeri Seiya Sekata yang kita cintai ini . Juga berharap serta Menghimbau Tokoh Lintas Agama dan Paguyuban untuk memelihara kerukunan dan toleransi dan tetap terjaga kedamaian. EP

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 18 Oktober 2019 07:10:38
Jaga Kondusifitas Jelang Pelantikan Presiden
 Kamis, 03 Oktober 2019 10:10:19
LAM Riau Perjuangkan Masyarakat Tempatan
 Rabu, 02 Oktober 2019 06:10:50
Ketua FKUB Pelalawan H Fadil Harahap Selalu Galang Kerukunan Dan Berbuat Baik
 Kamis, 12 September 2019 07:09:26
Bahas Blok Rokan, DPR RI Undang LAM Riau
 Jumat, 06 September 2019 08:09:39
Ucapkan Terimakasih, LAMR Apresiasi Langkah Gubri Bentuk Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca