Bupati Siak Harapkan Pemberantas Narkoba Terus Menerus
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 08 September 2019 08:09:51
Bupati Siak Harapkan Pemberantas Narkoba Terus Menerus
KETERANGAN GAMBAR :
Bupati Siak Harapkan Pemberantas Narkoba Terus Menerus

UTUSANRIAU.CO.SIAK - Bupati Siak Drs H Alfedri Msi beserta rombongan pada Ahad (08/09/19) Pagi tadi untuk kesekian kalinya mereka tampak gencar melakukan sosialiasi penyuluhan bahaya mengkonsumsi Narkoba diseluruh wilayah kabupaten Siak, kali ini penyuluhan itu dilakukannya kepada Masyarakat di kecamatan Minas, kegiatan itu pun tampak di dilangsungkan di gedung serba guna kampung Mandiangin, Kabupaten Siak, Riau.

Ikut mendampingi Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Dr Toni beserta Kasat Narkoba Polres Siak AKP Jailani SH selaku nara sumber dalam giat itu. Tampak hadir Camat Minas H Hendra Adi Nugraha SSTP Msi, .Kapolsek Minas yg diwakili oleh 
Bhabinkamtibmas Kp mandiangin Brig Yoga.Danramil Minas yang diwakilkan sertu Gopardin. Penghulu Kampung Mandiangin Martinus Sp..Ketua Bapekam Kp mandiangin Aris Purba dan Tomas, toga, todat, Towan,  serta Jemaah masyarakat Mandiangin yang berjumlah 80 orang.

Dalam giat itu H Alfedri mengingatkan kepada masyarakat yang hadir agar senantiasa bersama-sama untuk mengawasi maupun menghindari bahaya dari mengkonsumsi Narkoba, sebab kata dia hal ini merupakan tanggung jawab bersama dari segala kalangan, terutama kepada orang tua yang memiliki anak-anak remaja, agar senantiasa mengawasi gerak-gerik dan pergaulan anaknya.

Dilanjutkan dia, bahwa kabupaten Siak merupakan nomor 3 terbesar se-provinsi Riau kasus penindakan terhadap pengguna maupun pengedar narkoba yang berhasil ditindak oleh pihak kepolisan, “Namun saya heran, semakin banyak yang di tangkap polisi dan semakin gencar kita melakukan penyuluhan seperti ini dan semakin banyak yang di rehabilitasi, tapi kok masih banyak juga pengguna narkoba ini, semakin hari semakin banyak saja.” Ucap Alfedri.

Dikatakan dia berdasarkan data terakhir yang di terima oleh pihaknya penangkapan kasus narkoba pada tahun 2017 lalu hanya berjumlah 78 orang, namun di tahun 2019 ini jumlah itu kata dia meningkat drastis. “Bayangkan saja kadang satu minggu 2 orang yang ditangkap warga kita di kabupaten Siak ini karena kasus Narkoba, dan kita terima data terakhir sampai september 2019 ini sudah 80 orang yang ditangkap polisi karena Narkoba, dari tahun ketahun bukan berkurang tapi malah bertambah.” Ujarnya.

Dalam giat itu tak lupa dia juga mengajak seluruh pihak agar kiranya jangan melakukan pembakaran hutan dan lahan terutama di lahan gambut, mengingat hingga saat ini bencana kabut asap masih berlangsung di wilayah provinsi Riau, khususnya di wilayah kabupaten Siak.

Oleh karenanya lanjut dia, pihaknya telah menekankan agar setiap pelaku pembakar lahan di wilayah kabupaten Siak agar ditindak dengan tegas, “jadi kami ingatkan untuk kita semua mari kita hindari narkoba dan juga Karhutla, sebab ke dua masalah ini sama-sama berbahaya untuk kesehatan kita, saya sendiri masih batuk akibat Asap ini.” Terang H Alfedri.

Dalam giat penyuluhan penyalahan narkoba disampaikan oleh narasumber AKP JAELANI. Tentang aturan hukum pelaku pengedar, pemakai narkoba dan dampak dampak Negatif pemakai NARKOBA bagi masyarakat Dan lingkungan. Dan dengan di adakan penyuluhan ini. Di harapkan bisa memberikan pemahaman di masyarakat.. (yul)

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 17 September 2019 09:09:17
Sering Cekcok Masalah Uang, Suami Lukai Dirinya Setelah Bunuh Istri di Langgam
 Selasa, 10 September 2019 03:09:43
Hakim PN Bengkalis Vonis Kades Cabul 5 Tahun Penjara
 Kamis, 05 September 2019 07:09:05
Masyarakat Batang Kumu Desak Polres Rohul Tangkap Afnan Pulungan
 Kamis, 05 September 2019 07:09:18
Terdakwa Korupsi Cetak Sawah M Yunus dan Sutrisno Cicil Kerugian Negara
 Selasa, 03 September 2019 04:09:17
Istri Bunuh Suami Gunakan Batu Gilingan Cabe Mulai di Sidang
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca