Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Inhu Bagikan Masker, Siapkan Rumah Singgah
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 19 September 2019 09:09:32
Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Inhu Bagikan Masker, Siapkan Rumah Singgah
KETERANGAN GAMBAR :
Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Bagikan Masker, Siapkan Rumah Singgah/ Foto Internet

UTUSANRIAU.CO, RENGAT - Kualitas udara sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Inhu mengancam kesehatan masyarakat. Sebab, kualitas udara saat ini sudah masuk dalam kategori Tidak Sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Inhu Elis Julinarti mengatakan, kualitas udara di Inhu sudah tidak sehat dan menelan korban. Banyak masyarakat yang kini terserang infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). 

 

Soal jumlah, kata Elis, masih dalam pendataan. Namun demikian, dirinya berupaya menekan korban ISPA.

Salah satunya meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meliburkan aktivitas pendidikan. Diskes juga telah membagikan 50.000 masker serentak di 20 wilayah kerja Puskemas di Inhu bekerjasama dengan sejumlah OPD Pemkab Inhu.

"Sejauh ini jumlah masker masih kurang, tapi untuk persediaan masih belum terputus atau ada. Selasa (17/9) sekitat 5.000 masker dibagikan kepada masyarakat di Simpang Bundaran Patin Pematangreba," ujarnya.

Selain itu, obat obatan juga sudah disiapkan di posko kesehatan yang telah sediakan. Untuk ketersediaan obat telah diminta bantuan Pemprov Riau dan pemerintah pusat.

"Kita juga sudah mendirikan rumah singgah di Kantor Bapenda, Bappeda Litbang, Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perberdayaan Perempuan dan di Kantor Kesbangpol. Rumah singgah disediakan untuk korban asap. Disini telah disiapkan penjagaan dan tenaga medis," tuturnya.

Untuk mengurangi korban ISPA, masyarakat diimbau tetap berada dalam rumah, kurangi aktifitas di luar rumah dan jika terpaksa ke luar rumah sebaiknya gunakan masker. Namun masker yang dipakai hanya bertahan 6 jam, karena lebih dari itu kondisinya sudah tidak bagus bagi kesehatan bila digunakan. 

Berbagai upaya yang dilakukan ini, menurut Elis telah disampaikan kepada masyarakat melalui radio dan Dinas Kominfo.  **das

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 14 Oktober 2019 08:10:47
Ratusan Warga Kecamatan Tambang Kampar Manfaatkan Layanan Kesehatan
 Senin, 14 Oktober 2019 07:10:13
Sekdako Pekanbaru Drs H Mohd Noer, MBS, SH, M.Si Minta Pelayanan Kesehaatan di Tingkatkan
 Minggu, 06 Oktober 2019 04:10:09
Capaian Hasil Pelalawan Sehat Pemkab Pelalawan Terima Penghargaan Dari Menkes di NTT
 Jumat, 04 Oktober 2019 06:10:23
Sekda Meranti Dorong Peningkatan Nilai Akreditasi dan Pelayanan Masyarakat
 Jumat, 27 September 2019 04:09:26
Elnusa Petrofin Gelar Pengobatan Gratis dan Pembagian Masker bagi Masyarakat yang Terdampak Karhutla di Pekanbaru
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca