Gubri Ingin Fokus Tuntaskan Abrasi di Pesisir Riau
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 06 Oktober 2019 06:10:49
Gubri Ingin Fokus Tuntaskan Abrasi di Pesisir Riau
KETERANGAN GAMBAR :
Gubri Ingin Fokus Tuntaskan Abrasi di Pesisir Riau

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur daerah yang merata, berawasan lingkungan dan berkelanjutan, Gubernur Riau Syamsuar, fokus memulihkan abrasi yang terjadi di wilayah pesisir Provinsi Riau. Akibat abrasi ini, batas negara Indonesia pada pulau terluar di Provinsi Riau, semakin berkurang setiap tahunnya.

"Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berhasil mendapatkan anggaran dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman RI sebesar Rp2,1 triliun, untuk memulihkan abrasi pada pulau terluar di Riau. Tahap awal yang dikucurkan Rp160 miliar," kata Syamsuar kepada Wartawan, Sabtu (5/10/2019).

Dikatakan Syamsuar, sudah ada penegasan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan, bahwa pemulihan abrasi yang di pesisir Provinsi Riau sudah masuk dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional).

"Untuk 2 minggu ke depan, sesuai arahan Menko Kemaritiman RI, sudah harus jelas kerangka kerjanya, serta struktur pelaksanaannya," ungkap Syamsuar.

Untuk diketahui bersama, sambung Syamsuar, abrasi di pesisir Provinsi Riau khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Bengkalis, sudah sangat menghawatirkan. Untuk mengatasinya diperlukan teknologi dan para ahli juga membutuhkan dana yang besar.

"Jika mengharapkan penanggulangan abrasi dari dana daerah jelas tidak mencukupi, salah satu solusi yang dijalankan adalah dengan meraih dana pusat yang ada disetiap kementrian terkait. Salah satu kementrian yang memiliki program penanggulangan Abrasi dan Pelestarian Wilayah Pesisir adalah Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman RI," jelas Syamsuar.

Syamsuar bertemu langsung dengan Luhut Binsar Panjaitan, didampingi Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, Kepala Dinas PUPR Riau Dadang Eko Purwanto, Kepala Dinas LHK Riau Ervin, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Riau Herman Machmud, dan Plt Kepala Bappeda Riau Supriyadi.

Pertemuan itu dilaksanakan di Aula Kantor Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (4/10/2019), dalam rangka menjemput dana pusat melalui program penanggulangan abrasi di wilayah perbatasan. **mcr/urc

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 22 Oktober 2019 07:10:05
Kapolres Pelalawan Silaturahmi Perusahaan Dalam Rangka Pencegahan Dan Penanggulangan Karhutla 2020
 Minggu, 20 Oktober 2019 12:10:03
Agar Kegiatan Dandim Fishing Club Esok Hari Berjalan Lancar Di Pimpin Kasdim 0303/Bengkalis Gelar Doa Bersama
 Jumat, 18 Oktober 2019 01:10:18
Sertu Gopardin Kosmos Sosialisasi Bahaya Karlahut di Dusun Monti
 Kamis, 17 Oktober 2019 02:10:44
TIM-2 Satgas Gabungan Patroli Cegah Karlahut Ada Di Desa Simpang Ayam
 Kamis, 17 Oktober 2019 12:10:15
Patroli Karlahut Kampung Teluk Batil Terus di Galakkan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca