32 Paguyuban FPK Pelalawan Meriahkan Karnaval Kebudayaan Provinsi Riau
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 20 Oktober 2019 12:10:55
32 Paguyuban FPK Pelalawan Meriahkan Karnaval Kebudayaan Provinsi Riau
KETERANGAN GAMBAR :
32 Paguyuban FPK Pelalawan Meriahkan Karnaval Kebudayaan Provinsi Riau

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Pelalawan yang terdiri 32 paguyuban sebagai kontingen Kabupaten Pelalawan  dalam Pawai Karnaval Kebudayaan Sempena peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019, Pemerintah Provinsi Riau, di Pekanbaru, Sabtu 19 Oktober 2019.

Pawai yang diikuti oleh ribuan peserta dari 11 kabupaten/kota di Bumi lancang kuning itu disaksikan langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031/WB Brigjen TNI M.Fadjar, MPICT beserta Pimpinan OPD setiap kabupaten/kota dan tamu undangan.

Tampak kemeriahan  nusantara berbagai suku bangsa masyarakat Pelalawan dengan senyum kompak pada kontingen Pelalawan. 32 Paguyuban kontingen Kabupaten Pelalawan dengan pakaian adat  budaya berbagai suku tanah air melambangkan hidup rukun dan damai di negeri seiya sekata menjadi masyarakat Kabupaten Pelalawan. 

Sambutan tepuk tangan gemuruh kala kontingen Kabupaten   Pelalawan melintas di depan podium dan ratusan tamu undangan di kota Pekanbaru yang tampil keberagaman budaya.

Ketua FPK Kabupaten Pelalawan H Tengku Nahar yang ikut dalam rombongan mengatakan kontingen kabupaten Pelalawan terdiri 32 paguyuban. "32 Paguyuban lengkap pakaian adat istiadatnya kita tampilkan memeriahkan Pawai Karnaval Kebudayaan Sempena peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019. Ketua tim wakil Bupati Drs H Zardewan MM dan dihadiri Asisten I Setda Pelalawan Drs H Zuhelmi MSi" kata T Nahar yang juga ketua Lembaga Adat Melayu Pesisir Kabupaten Pelalawan.

Kontingen Kabupaten Pelalawan bersama FPK menampilkan 32 paguyuban menunjukan, Kabupaten Pelalawan negeri seiya sekata tidak ada konflik sosial di masyarakat. Dengan keberagaman suku, ras, agama, dan golongan. Semuanya bisa saling berdampingan.

Kegiatan pawai Karnaval itu berakhir Hingga pukul 12.00 WIB, usai melewati Jalan Gajah Mada, Jalan Sumatera, Jalan Diponegoro, Jalan Kartini, Jalan Jendral Sudirman hingga berakhir di titik awal. EP
 

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 04 Desember 2019 07:12:16
Kita Putus Aja Lagi Naik Daun, Kok Bisa?
 Jumat, 25 Oktober 2019 02:10:28
Gubri H. Syamsuar: Budaya Mandi Safar Perlu Dilestarikan
 Kamis, 24 Oktober 2019 08:10:55
Bupati Bengkalis Hadiri Festival Mandi Shafar di Pantai Tanjung Lapin, Desa Tanjung Punak, Rupat Utara
 Sabtu, 19 Oktober 2019 06:10:35
Dua Lagu Penyanyi Asal Pekanbaru Aci Cahaya Jadi Soundtrack Film Ajari Aku Islam
 Sabtu, 12 Oktober 2019 03:10:07
Festival Budaya Bahri tahun 2019 Pantai Selat Baru
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca