"Satu Indonesia", Tema Video Dalam Menghalau Radikalisme
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 31 Oktober 2019 07:10:17
"Satu Indonesia", Tema Video Dalam Menghalau Radikalisme
KETERANGAN GAMBAR :
Satu Indonesia, Tema Video Dalam Menghalau Radikalisme

UTUSANRIAU.CO, MAKASAR - Pemuda Indonesia terus tumbuh berkembang mengisi kehidupannya dengan kreatif dan produktif serta membangun masa depan bangsa dengan karya, kreativitas, serta semangat kemajuan dan kebersamaan, harapan Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) saat membuka kegiatan Pelibatan SMA & Sederajat Dalam Rangka Pencegahan Terorisme Melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Selatan.

Selain dialog, kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama BNPT RI & FKPT Sulawesi Selatan juga menggelar lomba video pendek. “Lomba tahun ini mengangkat tema “Satu Indonesia” yang kita harapkan mampu mewujudkan pemuda santun, cerdas inspiratif dan berprestasi. Tema tersebut membawa pesan bahwa kecerdasan tanpa mengurangi kreatifitas untuk berprestasi bagi pemuda Indonesia khususnya. Kita perlu meyakinkan kepada dunia bahwa kita adalah generasi pemuda yang tetap memelihara kesantunannya di tengah berbagai perubahan nilai moral dan sosial yang melanda”, jelas Dr. Hj. Andi Intang Dulung, M.HI Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Masyarakat.

Kami yakin, Pemuda Indonesia tetap mempertahankan dirinya sebagai pemuda yang cerdas di tengah berbagai pendangkalan rasa simpati dan empati, serta perlawanan terhadap sikap-sikap pragmatis. Pemuda Indonesia tetap berusaha sebagai pemuda yang inspiratif, dan dalam berbagai kondisi tersebut berusaha dan bekerja keras untuk selalu berprestasi.

Karya video pendek dari para pelajar di Sulawesi Selatan kita harapkan menjadi kontra radikalisme terhadap propaganda yang disebar di media sosial. Video akan kita upload di youtube sebagai salah satu strategi dalam menghalau penyebaran radikalisme di tengah masyarakat.

“Tekad tersebut perlu dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga bangsa Indonesia dengan pasti menapak jalan sejarahnya sesuai dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda, Pancasila, dan UUD 1945” tegas Andi Intang.

Sementara Prof. Hamdan Juhannis, PhD selaku panitia pelaksana sekaligus Kepala Bidang Pemuda & Pendidikan FKPT Sulawesi Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa film adalah salah satu instrument yang paling efektif dalam melalukan doktrinasi pemahaman. Termasuk dalam menghalau penyeberan paham radikalisme di media sosial.

“Adanya film pendek dari para peserta lomba kita harapkan bisa menjadi salah satu alternatif dalam penanaman nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan, hingga menjadi instrument doktrinasi bagi masyarakat” tutup Hamdan yang juga aktif dalam perfilman seperti film “Melawan Takdir” yang merupakan biografi beliau yang difilmkan.

Kegiatan dengan 90 peserta dari berbagai sekolah SMA & Sederajat dilaksanakan di Hotel Dalton 30/10/2019. Turut hadir aktris & praktisi film nasional Sha Ine Febriyanti. **rilis

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 11 Desember 2019 08:12:22
Kevine Pengusaha Milenial Ajak Generasimuda Siap Hadapi Perdagangan Global 2020
 Sabtu, 07 Desember 2019 10:12:28
Kejar Target EODB, BKPM Gelar Rapat Koordinasi Lintas Kementerian
 Kamis, 05 Desember 2019 03:12:06
Jadi Mitra Hannover Messe 2020, Bukti Industri Indonesia Diperhitungkan
 Sabtu, 30 November 2019 07:11:01
Aden Anb Sajikan Pedihnya Kehilangan Ayah Lewat Rilis Videoklip OST. Tikungan Taaruf
 Kamis, 28 November 2019 08:11:08
DPD RI Minta Pemerintah Beri Solusi Kekosongan Blanko e-KTP
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca