Jalankan Putusan MA, Jaksa Eksekusi Pelaku Persetubuhan Anak
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 11 November 2019 07:11:03
Jalankan Putusan MA, Jaksa Eksekusi Pelaku Persetubuhan Anak
KETERANGAN GAMBAR :
Kejari Pelalawan eksekusi pelaku persetubuhan anak sesuai putusan MA

UTUSANRIAU.CO, PELALAWAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Riau akhirnya mengeksekusi terpidana  alias Wr pelaku persetubuhan anak dibawah umur pada Jumat (8/11/2019) sore pekan lalu.

Terpidana pelaku persetubuhan anak dibawah umur ditangkap tim Kejari Pelalawan di Desa Sotol Kecamatan Langgam setelah melakukan pengintaian.pelaku persetubuhan anak dibawah umur ditahan kembali berdasarkan putusan Mahkamah Agung (tingkat kasasi) melalui Putusan Nomor: 2409 K/Pid.Sus/2019 tanggal 19 September 2019. Ia divonis lima tahun penjara dengan denda Rp 1 Miliar atas persetubuhan yang dilakukan Suardi terhadap anak tirinya.

"Proses pengintaian keberadaan terpidana sudah kita lakukan selama satu minggu lebih, berkoordinasi dengan Polsek Langgam. Atas informasi dari polisi, langsung kita ke lokasi dan menangkap terpidana," kata Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth SH MH, kepada wartawan, Minggu (10/11/2019).

Kajari Nophy menjelaskan, tim Kejari Pelalawan yang di pimpin oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Agus Kurniawan SH MH beserta dua orang jaksa fungsional Marthalius SH dan Nofwandi SH.

Tim menerima informasi dari Polsek Langgam jika pelaku persetubuhan anak dibawah umur datang ke mapolsek untuk memenuhi panggilan pemeriksaan, sebab ia menjadi saksi dalam perkara Kebakaran dan Hutan (Karhutla) yang diselidiki polisi. Tim jaksa eksekutor langsung bergerak menuju mapolsek dan menunggu proses pemeriksaan selesai.

Saat keluar dari ruangan penyidik, pelaku persetubuhan anak dibawah umur terkejut melihat para jaksa yang datang.
Setelah disampaikan niat untuk mengeksekusi putusan, Kepala Desa (Kades) Sotol juga dipanggil untuk mendampingi pelaksanaan putusan.

Bekas karyawan perusahaan perkebunan sawit itu syok mendengar hal tersebut. "Terpidana sempat menyangkal putusan MA dan bersikukuh menyatakan dirinya tak bersalah lantaran pernah diputus bebas di PN Pelalawan," tambah Kajari Nophy.

Diterangkannya, berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan atau P-48, tim kejaksaan tetap melakukan eksekusi terhadap terpidana.

Setelah dua jam bernegosiasi, Suardi akhir berhasil dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru untuk menjalani hukumannya. EP

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 12 Desember 2019 08:12:32
Kejari Pelalawan Gelar Pemusnahan BB Tahun 2019
 Kamis, 05 Desember 2019 05:12:39
Modus Ambil Nilai, Guru Honorer Cabuli Tujuh Muridnya
 Sabtu, 30 November 2019 09:11:13
Polres Pelalawan Tangkap Pengedar Narkotika Sabu Desa Bukit Agung Siak
 Sabtu, 30 November 2019 08:11:42
Polres Pelalawan Tangkap Pengedar Narkotika Sabu Desa Kesuma
 Jumat, 29 November 2019 01:11:48
Tersangka Korupsi Bendahara Desa Sungai Solok Tahanan Kejaksaan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca