× Home Otonomi Pendidikan Ekonomi Nasional Olahraga Teknologi Hukum Lingkungan Religion Kesehatan Politik Kampus Pekanbaru Rokan Hulu Rokan Hilir Kampar Kuansing Pelalawan Bengkalis Indragiri Hilir Indragiri Hulu Meranti Siak Dumai
Gubernur DKI Besok Dipanggil Polisi

politik | Senin, 16 November 2020

Gubernur DKI, Anies Baswedan. (*/Int)

JAKARTA - Ditreskrimum Polda Metro Jaya dijadwalkan memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Selasa (17/11) pukul 10.00 WIB. Dalam pemanggilan nanti, Anies akan dimintai klarifikasi terkait acara pernikahan puteri Habib Rizieq Shihab (HRS) di Petamburan pada Sabtu (14/11) lalu. Hajatan pernikahan itu diduga tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Iya, klarifikasi untuk kegiatan yang sudah dilakukan selama ini. Untuk menentukan statusnya klarifikasi," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi, Senin (16/11). 

Dalam surat undangan klarifikasi yang ditandatangi oleh Kasubditkamneg Raindra Ramadhansyah disebut ada dugaan terjadinya peristiwa tindak pidana dengan tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan menghalang-halangi penyelenggara kekarantinaan kesehatan. Surat Perintah Penyelidikan nomor SP.Lidik/5409/X1/2020/Ditresknmum, tanggal 15 November 2020.
 
Selain Anies Baswedan, ada beberapa stakeholder yang turut dipanggil dan dimintai klarifikasi terkait kasus tersebut. Namun Tubagus tidak merinci siapa-siapa saja yang dipanggil bersamaan dengan Anies Baswedan. "Waduh lupa ada beberapa. Kita cuman klarifikasi beliau soal ini," ungkap Tubagus.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Argo Yuwono dalam konferensi pers di Mabes Polri, hari ini menyatakan, pihak kepolisian akan memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pemanggilan terkait adanya dugaan pelanggaran UU Kekarantinaan Kesehatan dalam sejumlah acara HRS.

Tim penyidik sudah mengirimkan surat itu kepada Gubernur DKI Jakarta untuk diklarifikasi keterangannya karena hadir di acara pernikahan putri dari HRS (Habib Rizieq Shihab)," jelas Argo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (16/11).

Sumber: Republika