× Home Otonomi Pendidikan Ekonomi Nasional Olahraga Teknologi Hukum Lingkungan Religion Kesehatan Politik Kampus Pekanbaru Rokan Hulu Rokan Hilir Kampar Kuansing Pelalawan Bengkalis Indragiri Hilir Indragiri Hulu Meranti Siak Dumai
UMI Gagas Program Masjid Pintar dalam Program Pengabdian Masyarakat

kampus | Sabtu, 21 November 2020

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh Dr. KH. Zain Irwanto,MA. Selaku Ketua tim dan Dr. H. Andi Bunyamin, M.Pd, selaku anggota tim mengangkat tema “Ipteks bagi Masyarakat’ Pengembangan Pendidikan Masyarakat melalui Masjid di Desa Padang Lampe Kab. Pangkep".

UTUSANRIAU.CO, PANGKEP - Dosen Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) berkolaborasi dengan Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam FAI UMI melaksanakan pengabdian masyarakat sebagai salah satu tugas pokok dosen utnuk menunjang tri dharma perguruan tinggi selain pengajaran dan penelitian.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh Dr. KH. Zain Irwanto,MA. Selaku Ketua tim dan Dr. H. Andi Bunyamin, M.Pd, selaku anggota tim mengangkat tema “Ipteks bagi Masyarakat’ Pengembangan Pendidikan Masyarakat melalui Masjid di Desa Padang Lampe Kab. Pangkep".

Kegiatan tersebut sebagai upaya Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) membantu masyarakat dalam mengembangkan, membina masyarakat melalui program Masjid pintar.

Pertama, membentuk sebuah media dan sarana pembentukan kepribadian bagi anak-anak usia sekolah sebagai bentuk pendidikan berbasis masyarakat.

Kedua, membentuk sebuah media dan sarana peningkatan prestasi belajar bagi anak-anak sekolah sebagai bentuk pendidikan berbasis masyarakat.

Ketiga, pendampingan kepada majelis taklim yang ada di Desa Padang Lampe, jelas Dr. KH. M Zain Irwanto,MA sebagai Ketua Tim Dosen Pengabdi. (18/11/2020).

Dr.H. Andi Bunyamin,M.Pd, selaku anggota pengabdian menjelaskan bahwa luaran dari program ini adalah terbentuknya pengelolaan Masjid pintar yang kegiatannya meliputi taman pendidikan Al Quran, selain itu juga adanya kelompok belajar dalam upaya menjadikan Masjid sebagai sarana pendidikan.

Selanjutnya, adanya ruang baca di Masjid tersebut dan yang terakhir adanya pendampingan kepada Ibu-Ibu Majelis Taklim seperti pengajian rutin atau bulanan di Masjid.**sumber :rilis