×
Wagub dan Walikota Pantau Vaksinasi yang Ditaja FPK di SKA

kesehatan | Rabu, 2 Juni 2021

Wagub dan Walikota Pantau Vaksinasi yang Ditaja FPK di SKA

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Wakil Gubernur (Wagub) Riau Edy Natar Nasution bersama Walikota Pekanbaru Firdaus, memantau proses vaksinasi yang ditaja Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) di Mal SKA Pekanbaru, Selasa (1/6).

Di kesempatan itu, Wagub menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FPK serta beberapa komunitas yang telah ikut mendukung vaksinasi guna memutus sebaran wabah covid di Kota Pekanbaru.

"Terima kasih kepada FPK dan beberapa komunitas yang telah ikut mendukung vaksinasi di Pekanbaru dalam upaya percepatan vaksinasi sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat," ucapnya.

Dikatakan Wagub, dari informasi yang ia diterima, ditargetkan sebanyak 15.000 warga yang disuntik vaksin pada vaksinasi tersebut. Khusus hari ini telah disiapkan vaksin untuk 3.000 warga.

"Harapan kita, target tersebut bisa tercapai. Tentunya harapan kita juga, dengan semakin banyaknya masyarakat yang divaksin, kita memiliki tingkat kekebalan tubuh yang lebih baik dibandingkan dengan sebelum divaksin," harapnya.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus menyebutkan, hari ini ada beberapa tempat vaksinasi massal di Kota Pekanbaru.

"Kita harapkan, kita bisa dapat mencapai target untuk vaksinasi seluruh masyarakat Pekanbaru dan juga Provinsi Riau hingga Desember mendatang," harapnya.


Disampaikan Walikota, tercatat sebanyak 730.000 warga di Kota Bertuah yang masuk daftar vaksinasi dan ditargetkan seluruhnya telah selesai disuntik vaksin pada Desember mendatang. Untuk mengejar target itu, mesti ada 100.000 ribu warga yang divaksin dalam satu bulan.

"Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terutama jajaran pemprov dengan Tim Satgas kemudian juga pemko beserta paguyuban," ujarnya.

"Untuk hari ini, acara vaksinasi massal disponsori oleh Forum Pembauran Kebangsaan. Dengan kolaborasi dan bersinergi serta bekerjasama kita akan bisa mensukseskan gerakan vaksinasi nasional untuk membentuk kekebalan kelompok (Herd Immunity)," ulasnya.

Di tempat yang sama, Ketua FPK Riau Fachri Yasin mengatakan, kegiatan yang dilangsungkan hingga tanggal 5 Juni 2021 itu bertujuan menyukseskan program nasional terkait vaksinasi. Selama 5 hari, kegiatan ini ditargetkan dapat memvaksinasi 15.000 masyarakat.

"Sasaran sesuai dengan program pemerintah adalah lansia serta pelayanan publik. Setiap hari akan ada 3.000 yang divaksin, dilaksanakan selama 5 hari dan ditargetkan akan ada 15.000 orang yang akan divaksin dalam kegiatan ini," ungkapnya.

Dikatakannya, ada 20 tim tenaga kesehatan yang akan melaksanakan vaksinasi ini, dengan masing-masing tim berjumlah 4 orang. Sementara relawan dari 52 paguyuban yang ada dan akan membantu proses vaksinasi diperkirakan mencapai 100 orang.

"Untuk menghindari antrian panjang, kita sudah atur jadwal berdasarkan kupon. Untuk pelaksanaan dilakukan dalam dua sesi setiap hari, sesi pertama jam 8 sampai 11.30 WIB, kemudian istirahat dan sesi kedua pukul 13.00 sampai 16.00 WIB," jelasnya.

Tambahnya, untuk hari ini kegiatan itu langsung dikunjungi oleh Wagub Riau, Walikota Pekanbaru, Ketua MUI Riau, Kepala Dinas dan berbagai jajaran lainnya. 

"Dengan kedatangan mereka tentu tentu itu memberikan suport bagi kita. Hari ini kita akan berupaya untuk melakukan vaksinasi dalam proses untuk menjadi lebih baik. Karena bagaimanapun ketika mereka mengunjungi ya tentu harapannya akan menjadi lebih baik," ujarnya.


Lanjut Fachri, seperti disampaikan Wagub bahwa sasaran untuk vaksinasi kali ini adalah 15.000 orang. Harapannya ini bisa tercapai selama 5 hari. Jika tidak tercapaipun, akan dilihat lagi apa perlu penambahan waktu atau tidak.

"Kalau kita lihat hingga pukul 11.00 WIB tadi antusias masyarakat sudah tinggi. Terbukti yang mendaftar itu sudah mencapai 1.500 orang. Pukul 11.30 kita stop sebentar dan istirahat kemudian pukul 13.00 dimulai lagi. Harapan kita siang hingga sore itu 1.500 orang lagi. Sehingga target kita dalam satu hari 3.000 orang itu bisa tercapai," terangnya.

"Kemudian pada pukul 12.00 hingga 13.00 WIB, tepatnya saat istirahat, di lokasi vaksinasi ada acara kesenian yang diharapkan bisa menghibur masyarakat yang hadir. "Untuk kesenian yang ditampilkan macam-macam, dari berbagai paguyuban yang ada," tutupnya. (Kominfo/red)