Home | Internasional | Nasional
     
Kamis, 10 August 2017 09:08:16
DKP Riau Kembangkan Sagu Sebagai Potensi Pangan Lokal
 
Gubri Wagubri saat tinjau pameran Gerakan Pangan Lokal Berbahan Sagu dan Lomba Cipta Menu Beragam, Begizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Halaman Gedung Daerah

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Bersempena hari jadi Provinsi Riau ke 60 tahun, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Riau melaksanakan Gerakan Pangan Lokal berbahan sagu dan Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Provinsi Riau tahun 2017, Selasa 8 Agustus 2017 lalu di halaman Gedung Daerah/Balai Pelangi Provinsi Riau di Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Kegiatan yang mengusung tema “Aku Cinta Sagu” ini sebagai bagian dari komitmen DKP yang ingin menjadikan sagu sebagai potensi pangan lokal.

Kegiatan ini juga bersempena hari jadi Provinsi Riau ke-60. Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Riau, Sisilita Arsyadjuliandi mewajibkan peserta LCM yang terdiri dari Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau agar memakai sagu sebagai pangan lokal Riau untuk bahan baku masakan yang dilombakan. Harapan senada juga disampaikan  Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman. Gubri mengharapkan agar masyarakat Riau dapat lebih mengenal sagu sebagai potensi daerah dan warisan budaya pangan lokal Riau. "Kita berharao nantinya sagu akan lebih diprioritaskan lagi sebagai bahan pangan yang tersaji di meja makan seluruh masyarakat Riau," kata pria yang akrab disapa Andi ini.

 
 
Gubri Wagubri saat tinjau pameran Gerakan Pangan Lokal Berbahan Sagu dan Lomba Cipta Menu Beragam, Begizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Halaman Gedung Daerah

Sementara itu Kepala Pusat Konsumsi dan Penganekaragamam Komsumsi Pangan, Tri Agustin Satriani yang mewakili Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menyatakan upaya percepatan diversifikasi konsumsi pangan sangat penting dilaksanakan. Pasalnya pola konsumsi pangan penduduk Indonesia masih kurang beragam dan bergizi seimbang. "Untuk itu, upaya kita menurunkan konsumsi beras dan terigu harus diikuti dengan penyediaan pangan karbohidrat bersumber dari pangan lokal seperti sagu, singkong, ubi jalar, sukun, ganyong, dan sebagainya bukan disubstitusi oleh gandum impor," katanya. 

Kegiatan ini berlangsung meriah dihadiri ratusan siswa, Tim Penggerak PKK, Persit TNI, Bhayangkari dan seluruh organisasi  perempuan se-Provinsi Riau serta chef dari beberapa hotel berbintang di Pekanbaru. Gerakan ini untuk mengajak masyarakat Riau agar mengkonsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman. 

 Inhil Juara 

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Indragiri Hilir kembali menorehkan prestasi membanggakan. Untuk kedua kalinya, Inhil akan mewakili Riau di tingkat nasional untuk mengikuti Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

 
 
Gubri serahkan piala pemenang lomba Gerakan Pangan Lokal Berbahan Sagu dan Lomba Cipta Menu Beragam, Begizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Halaman Gedung Daerah

Dipilihnya Inhil sebagai wakil Riau, setelah berhasil meraih juara I Lomba Cipta Menu B2SA tingkat Provinsi Riau yang berlangsung di Gedung Daerah/Balai Pelangi Riau, Pekanbaru, Selasa kemarin.

Ketua TP-PKK Inhil Hj. Zulaikhah Wardan mengucapkan rasa syukur dan bangganya terhadap keberhasilan yang dicapai TP-PKK Inhil, khususnya TP-PKK Kecamatan Pelangiran. Sebagaimana diketahui, Kecamatan Pelangiran mewakili Inhil mengikuti lomba tersebut di tingkat Provinsi. 

"Alhamdulillah, Inhil diwakili Kecamatan Pelangiran kembali mengukir prestasi Juara Pertama dalam Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Provinsi Riau. Dengan prestasi yang kita raih Untuk kedua kalinya dalam lomba ini. Artinya, kita akan mewakili provinsi Riau di tingkat nasional," ungkap wanita yang akrab disapa Ikha tersebut. **Dkp/Adv/net