Home | Internasional | Nasional
     
Jumat, 10 November 2017 05:11:08
Teken MoU, KUA-PPAS APBD 2018 dan Kegiatan Tahun Jamak Telah Ditandatangani
 
Ketua DPRD Bengkalis H. Abdul Kadir memberikan sambutan MoU KUA-PPAS APBD 2018 dan Kegiatan Tahun Jamak 2018-2021

BENGKALIS, UTUSANRIAU.CO –  Memorandum Of Understanding (MoU) nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2018 DItandatangani Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis. Dan penandatanganan nota kesepakatan Penganggaran Kegiatan Tahun Jamak atau dikenal dengan Multiyears (MY), anggaran 2018 sampai  2021, yang sasarannya sebanyak tujuh paket kegiatan.

Bertempat di lantai II kantor Bupati, Amril Mukminin menerangkan bahwa total rencana APBD tahun anggaran 2018 yang telah disepakati bersama dalam KUA-PPAS ini, sebesar 3 triliyun 286 milyar 682 juta 606 ribu 700 rupiah.

Penandatanganan dua MoU ini, dilakukan Bupati Bengkalis bersama Ketua DPRD Bengkalis H. Abdul Kadir, serta Pimpimpinan DPRD Bengkalis, H Indra Gunawan Eet, Zulhelmi dan Kaderismanto, yang disaksikan Pelaksana Tugas Sekretars Daerah H Arinato dan sejumlah anggota DPRD serta Pejabat Tinggi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang berkesempatan hadir.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Bengkalis, yang telah menciptakan suasana yang baik dan adem di dalam Pemerintahan Kabupaten Bengkalis. Sehingga segala sesuatu yang kita rencanakan sesuai dengan jadwal yang telah kita tetapkan,” kata Ketua DPRD mengawali sambutan.

 
 
Pimpimpinan DPRD Bengkalis, H Indra Gunawan Eet, Zulhelmi dan Kaderismanto tandatangani MoU KUA-PPAS 2018 dan Kegiatan Tahun Jamak 2018-2021 disaksikan oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir.

Dijelaskan Abdul Kadir, sejauh ini DPRD berani menandatangani MoU pekerjaan tahun jamak disaat APBD mengalami penurunan, karena DPRD telah belajar dari pengalaman-pengalaman yang telah ada. Bahwa untuk membangun jalan poros di Kabupaten Bengkalis, tidak berhasil melakukan pembangunan dengan cara parsial atau sepotong-sepotong harus continiu berkelanjutan.

“Sepuluh tahun di zaman Syamsurizal, keberhasilannya tidak sebanding dengan lima tahun yang dilakukan Herliyan Saleh dengan menggunakan program Multiyers. Dan, apa yang dilakukan oleh Bupati Amril Mukminin meski dalam kondisi ekonomi yang kurang setabil, namu berani kembali melakukan program Multiyers, kami sangat memberikan apresiasi tinggi,” ujarnya seraya menadapatkan tepuk tangan gemuruh dari sejumlah anggota DPRD dan Pejabat Tinggi di lingkungan Kabupaten Bengkalis yang hadir kala itu.

“ Apa yang dilakukan oleh Bupati Amril Mukminin meski dalam kondisi ekonomi yang kurang setabil, namu berani kembali melakukan program Multiyers, kami sangat memberikan apresiasi tinggi,” ujarnya seraya menadapatkan tepuk tangan gemuruh dari sejumlah anggota DPRD dan Pejabat Tinggi di lingkungan Kabupaten Bengkalis yang hadir kala itu.

Abdul Khadir mengakhiri sambutannya mengatakan"Saya optimis apa yang dituangkan ddalam dokumen kebijakan umum APBD serta prioritas plafon anggaran sementara APBD Kab Bengkalis TA.2018 sesuai kebutuhan dan tuntutan masayarakat serta antara eksekutif dan legislatif telah ada kesamaan pandangan dalam menytusun KUA dan PPAS APBD Kab Bengkalis TA.2018 "papar ketua DPRD Bengkalis.

 
 
Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir tandatangani MoU KUA-PPAS 2018 dan Kegiatan Tahun Jamak 2018-2021, di kantor Bupati, Rabu (8/11/2017).

Sementara itu, Bupati Bengkalis Amril Mukminin juga mengucapkan terima kasih   yang tinggi atas dukungan DPRD Bengkalis, terutama seluruh pimpinan dewan yang telah menandatangani  Nota Kesepakatan KUA-PPAS dan Penganggaran Kegiatan Tahun Jamak.

“Tanpa kerja sama yang baik, dapat dipastikan pembangunan untuk negeri ini tidak akan baik pula. Mudah-mudahan berbagai harapan yang kita sepakati bersama ini dapat terwujud,” tuturnya.

 Bupati Bengkalis Amril Mukminin menyampaikan, paket pekerjaan yang dimasukkan ke dalam kegiatan Tahun Jamak ini diantaranya, peningkatan Jalan Ketam Putih–Sekodi, Jalan Muntai – Bantan Air, Jalan Lingkar Bukit Batu–Siak Kecil, Jalan Gajah Mada, Jalan Lingkar Barat Duri, Jalan Pangkalan Nyirih–Tanjung Medang dan pembangunan Duri Islamic Center.

“Ketujuh paket ini akan memakan biaya sampai empat tahun mendatang sebesar 1 triliyun 860 milyar 458 juta 445 ribu 736 rupiah, dengan alokasi anggaran perdana pada tahun 2018, sebesar 279 milyar 068 juta 766 ribu 860 rupiah,” terangnya.

Kemudian berdasarkan data yang berhasil diperoleh, di tahun 2019, akan dialokasikan biaya 7 paket kegiatan ini sebesar, 651 milyar 160 juta 456ribu 008 rupiah. Tahun 2020 sebesar 744 milyar 183 juta 378 ribu 294 rupiah. Dan, di tahun terakhir sebesar 186 milyar 045 juta 844 ribu 575 rupiah.

Masing-masing paket memiliki biaya yang berbeda, seperti peningkatan Jalan Ketam Putih–Sekodi Kecamatan Bengkalis, untuk sampai selesai, peningkatan jalan ini akan menelan biaya sebanyak 173 milyar 588 juta 183 ribu rupiah.

Sedangkan peningkatan Jalan Muntai–Bantan Air Kecamatan Bantan, 388 miliyar. Jalan Lingkar Bukit Batu–Siak Kecil, 202 milyar 582 juta 618 ribu 736 rupiah. Jalan Gajah Mada, 283 milyar 812 juta 100 ribu rupiah.

Selanjutnya, Jalan Lingkar Barat Duri, 153 milyar 443 juta 788 ribu rupiah. Jalan Pangkalan Nyirih–Tanjung Medang, 355 milyar 843 juta 500 ribu rupiah, serta Pembangunan Duri Islamic Center yang nantinya akan menelan biaya sebesar 303 milyar 188 jura 193 ribu rupiah.(Adv/yul)