Korupsi Anggaran Bappeda, Mantan Asisten II Pemprov Riau Diadili
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 13 September 2017 11:09:15
Korupsi Anggaran Bappeda, Mantan Asisten II Pemprov Riau Diadili
KETERANGAN GAMBAR :
Korupsi Anggaran Bappeda, Mantan Asisten II Pemprov Riau Diadili/ Foto Internet

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO -  Mantan Asisten II Pemprov Riau Wan Amir Firdaus (WAF), menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi anggaran belanja rutin tahun 2008-2011 sebesar Rp 1,8 miliar lebih, Selasa (12/9/17) di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Dugaan korupsi ini terjadi saat Wan Amir menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rokan Hilir (Rohil). WAF diadili bersama tiga terdakwa lainnya yakni, Suherman to selaku Bendahara Pengeluaran Bappeda tahun 2008-2009, Hamka selaku Bendahara 2010-2011 dan Rayudin, pejabat verifikasi pengeluaran pada Bappeda Rokan Hilir.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lexy Fatharany SH dalam dakwaannya menyebutkan, dugaan korupsi ini bermula saat Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan adanya transaksi mencurigakan pada rekening Kepala Bappeda Rokan Hilir Wan Amir Firdaus sebesar Rp 17 miliar. 

Uang itu diduga berasal dari proyek fiktif yang anggarannya dialokasikan ke Bappeda Rokan Hilir tahun 2008 hingga 2011.Uang korupsi ditemukan Rp 8,7 miliar, sedangkan uang dari gratifikasi Rp 6,3 miliar. Dalam hal ini, Wan Amir Firdaus sudah lebih dulu ditahan jaksa.

Modusnya, korupsi penyimpangan belanja rutin dan belanja pengadaan barang.Hasil audit ditemukan kerugian negara sebesar Rp1.826.313.633.Atas perbuatannya, tiga pejabat Bappeda Rokan Hilir tersebut dijerat Pasal 2 juncto Pasal 3 Undang-Undang Nomor 2001 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi junto pasal 55 KUHP.

Atas dakwaan JPU itu, kuasa hukum keempat terdakwa akan mengajukan keberatan (eksepsi). Sidang yang dipimpin majelis hakim Bambang Myanto SH ini ditunda pekan depan.nur

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 12 Juni 2018 09:06:33
Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian, Usulkan 232 Napi Dapat Remisi Idul Fitri
 Jumat, 08 Juni 2018 09:06:40
Diperiksa KPK, Bupati Bengkalis Sebut Rp1,9 Miliar dari Usahanya
 Rabu, 06 Juni 2018 07:06:25
Dipanggil KPK, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Bantah Diperiksa
 Rabu, 06 Juni 2018 06:06:59
PN Bengkalis Gelar Sidang Marathon Dugaan Money Politic Pilgub Riau
 Rabu, 06 Juni 2018 10:06:13
KPK Periksa 8 Orang Saksi Terkait Dugaan Korupsi Jalan Poros di Bengkalis
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca