Lahan dan Hutan Rusak, Puluhan Masyarakat Rupat Ngadu ke DPRD Riau
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 26 Oktober 2017 02:10:10
Lahan dan Hutan Rusak, Puluhan Masyarakat Rupat Ngadu ke DPRD Riau
KETERANGAN GAMBAR :
Lahan dan Hutan Rusak, Puluhan Masyarakat Rupat Ngadu ke DPRD Riau

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Kedatangan puluhan tokoh masyarakat dan mahasiswa asal Rupat ke DPRD Riau , Kamis (26/10/17) untuk mengadukan kondisi lahan dan hutan di wilayah mereka yang sudah luluh lantak dan rusak parah di duga akibat operasional PT.Sumatera Riang Lestari (SRL).

"Kami merasa di zolimi karena dari sejak nenek moyang Rupat tidak pernah banjir, pada 2016 lalu di landa banjir, penyebabnya kanal yang di buat perusahaan tidak ada pembuangan bila hujan kanal menguap sehingga rumah warga ke banjiran dan pihak perusahaan tidak bertanggung jawab," sebut Herman, salah seorang tomas Rupat.

Dihadapan, Ketua komisi I  DPRD Riau Hazmi Setiadi dan anggota dewan Solihin Dahlan, yang menerimanya, Herman menambahkan, masyarakat Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis sangat mendukung Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI nomor 17 tahun 2017 tentang Hutan taman industri karena akan menyelamatkan lahan yang telah rusak di Rupat.

"Kami mendukung Pemerintah  untuk menertibkan Perusahaan HTI agar taat pada regulasi pemerintah terkait pengelolaan dan perlindungan ekosistem gambut sehingga perusahaan seperti PT.Rapp harus mematuhinya," ujarnya.

Jajaran Pemda Lanjutnya harus satu suara dan sepakat keputusan itu sehingga akan terjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem gambut di Indonesia juga di Rupat.

Sementara itu ketua komisi I DPRD Riau Hazmi Setiadi mengatakan,  sebagai wakil masyarakat Riau juga Pihaknya sudah lama menunggu Permen LHK itu dan setelah turun Permen LHK ini tentu mendapat respon pro dan kontra dari masyarakat ataupun perusahaan.

"Setelah mendengar keluh kesah ini kami sebagai wakil masyarakat di DPRD Riau mendukung dan akan meneruskan aspirasi sampai ke Pusat. Kita harapkan ada keputusan terbaik nanti dari pemerintah pusat," terangnya.** Ls

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 08 Januari 2019 04:01:00
Nazier Foead : 70 Persen Gambut Riau Sudah di Restorasi
 Sabtu, 05 Januari 2019 07:01:18
15 Hektar Lahan Gambut Riau Kembali Terbakar
 Kamis, 03 Januari 2019 10:01:49
Penyu Nyaris Punah, Wakil Ketua Dewan Minta Dibudidayakan
 Senin, 31 Desember 2018 09:12:39
Legislator Suhardiman Amby : Perusahaan di Larang Tanam Sawit di DAS
 Senin, 31 Desember 2018 08:12:54
BMKG Pekanbaru Imbau Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca