Gubri Arsyadjuliandi Rachman Mulai Cuti Kampanye 15 Februari 2018
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 08 Januari 2018 02:01:49
Gubri Arsyadjuliandi Rachman Mulai Cuti Kampanye 15 Februari 2018
KETERANGAN GAMBAR :
Gubri Arsyadjuliandi Rachman Mulai Cuti Kampanye 15 Februari 2018

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO  - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mulai cuti kampanye pada tanggal 15 Februari hingga 23 Juni mendatang.Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau, Sudarman memaparkan, sesuai tahapan pelaksana pemilihan kepala daerah dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, pendaftaran calon dimulai tanggal 8-10 Januari. Kemudian, masa kampanye dimulai sejak 15-23 Juni.

"Pengajuannya tujuh hari sebelum cuti," ungkap Sudarman di Pekanbaru, Jumat (5/1/2018).Sesuati Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permedagri) 74 Tahun 2016 tentang cuti di luar tanggungan negara disebutkan bahwa kepala daerah maupun wakil kepala daerah yang maju pada Pilkada menjalani cuti di luar tanggungan negara. 

"Selama cuti dilarang menggunakan fasilitas negara," tegas Sudarman.

Kemudian, selama cuti kampanye, berdasarkan Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, secara otomatis jabatan Gubernur Riau sebagai kepala daerah nantinya otomatis akan digantikan oleh Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim sebagai Pelaksana Tugas (Plt).(mcr)

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 16 Januari 2019 10:01:20
Pemprov Usulkan Sugeng Jadi Bupati Kampar Definitif ke Kemendagri
 Rabu, 16 Januari 2019 10:01:14
Wakil Bupati Rohul Masih Kosong, Ketua Fraksi PDIP Dan PPP Minta Partai Pengusung ‎Segera Usulkan Nama
 Jumat, 11 Januari 2019 04:01:08
Bawaslu Bengkalis Rekrut Pemantau Pemilu 2019
 Kamis, 03 Januari 2019 10:01:00
Gubri Kirim Surat Teguran Kepala Daerah Deklarasi Jokowi
 Minggu, 30 Desember 2018 11:12:52
Program Jokowi Lebih Pro Rakyat Indonesia
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca