UR-DPD RI Bahas Tentang Pokok-Pokok Pikiran Penyusunan RAPBN 2018
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 08 Januari 2018 11:01:05
UR-DPD RI Bahas Tentang Pokok-Pokok Pikiran Penyusunan RAPBN 2018
KETERANGAN GAMBAR :
UR-DPD RI Bahas Tentang Pokok-Pokok Pikiran Penyusunan RAPBN 2018


PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Universitas Riau (UR) bekerjasama dengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) melalui Pengkajian dan Informasi Anggaran Pusat dan Daerah (Budget Office), menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Asumsi Ekonomi Makro dan Arah Kebijakan Fiksal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2018", Kamis (14/9) di Ruang Serbaguna Gedung Rektorat UR.

Anggota DPD-RI yang berasal dari Riau, Abdul Ghaffar Usman, menyebutkan Lembaga DPD-RI ingin meminta pandangan dan masukan yang komprehensif terhadap aspirasi masyarakat dan daerah, khususnya para akademisi yang ada di Provinsi Riau dalam menyusun kajian tentang Pokok-pokok Pikiran Penyususnan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2018.

"Yang mendasari kita melakukan diskusi dengan Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kota, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, serta para akademisi Riau, adalah karena kita ingin memperoleh pandangan dan masukan yang komprehensif dari masyarakat di daerah, sehingga nanti DPD-RI mendapatkan masukan substantif dalam menyiapkan penyusunan pertimbangan terhadap RAPBN 2018,” jelas Abdul Ghaffar.

Kebijakan terkait penyusunan anggaran APBD ini, lanjut Abdul Ghaffar, implementasinya akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perekonomian di daerah, karena hampir seluruh daerah sangat tergantung pada APBN dalam menjalankan roda perekonomiannya.

"FGD ini akan kita harapkan lebih fokus terhadap kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal tahun 2018 yang menjadi kerangka dasar dalam RAPBN tahun 2018. Dengan demikian, selanjutnya Penyusunan RAPBN ini bisa memperhitungkan optimalisasi dalam seluruh instrumen anggaran,” harap Abdul Ghaffar. 

Pada kesempatan yang sama, Prof Dr Sujianto MSi, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UR juga menyampaikan rasa apresiasinya terhadap pihak DPD-RI yang intens dalam melibatkan pihak akademisi UR untuk bersama memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat daerah.

"Kita sangat apresiasi dengan DPD-RI yang telah menjadikan UR melalui akademisi UR sebagai mitra untuk menjadi muara untuk melakukan diskusi dengan Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kota, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, dalam memberikan pandangan dan masukan yang komprehensif berupa masukan substantif dalam menyiapkan penyusunan pertimbangan terhadap RAPBN 2018,”ungkap Sujianto. **(rls/mn/urc)

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 12 Januari 2018 09:01:48
Rapat Besar Petinggi UPP, Mahasiswa Diminta Berperan Lebih
 Rabu, 10 Januari 2018 01:01:48
Firdaus MT Hadiri Pelantikan Rektor UMRI
 Kamis, 28 Desember 2017 08:12:58
Jelang Pilkada Serentak 2018, Mabes Polri Awasi Medsos HOAK
 Kamis, 28 Desember 2017 08:12:27
HM Prodi Biologi FKIP UR Kembali Gelar Pekan Raya Biologi 2018
 Sabtu, 23 Desember 2017 11:12:12
Dua Mahasiswi UMRI Lakukan Penelitian Soal Implan di Kampus Malaysia
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca