Wakil Bupati Rohul H. Sukiman Hadiri MPTB Usaha Bersama Sialang Rindang
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 12 Januari 2018 09:01:09
Wakil Bupati Rohul H. Sukiman Hadiri MPTB Usaha Bersama Sialang Rindang
KETERANGAN GAMBAR :
Wakil Bupati Rohul H. Sukiman Hadiri MPTB Usaha Bersama Sialang Rindang

ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO - Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman hadiri Musyawarah Pertanggungjawaban Tahunan Bumdes (MPTB) atau tahun buku 2017 desa Sialang Rindang Kecamatan Tambusai (10/1/2018).

Wakil bupati rohul, Sukiman 
mengapresiasi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Usaha Bersama Desa Sialang Rindang, karena berdasarkan laporan pengurus dalam Musyawarah Pertanggungjawaban Tahunan Bumdes (MPTB) berhasil menekan kredit macet atau zero tunggakan.

Pernyataan itu disampaikan Wabup Rohul H. Sukiman saat menghadiri MPTB Bumdes Usaha Bersama, yang digelar di halaman Kantor Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai saat menghadiri 
MPTB rabu sore.

Dalam acara MPTB Bumdes Usaha Bersama Desa Sialang Rindang itu turut juga dihadiri Ketua GOW Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Staf Ahli Bupati H. Abdul Haris S.Sos M.Si, Plt Kepala DPMPD Rohul, Ir Jufri M.Si, Camat Tambusai Muammer Ghadafi, Kepala Desa Sialang Rindang Putro Warsono, S.Agr, Pengurus Bumdes Usaha Bersama dan ratusan masyarakat Sialang Rindang.

Wabup Sukiman berharap dengan adanya tata kelola Bumdes Usaha Bersama Desa Sialang Rindang yang baik dalam pengelolaan simpan, dapat meningkatkan perekonomian yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Perkembangan dan manajemen Bumdes ini sudah bagus, seperti pengurus dan masyarakat pengguna jasa Simpan Pinjam ini disiplin sekali, terlihat disiplin karena berhasil mewujudkan zero tungggakan, jadi ini semuanya taat aturan, ini salah satu bukti ketaatan masyarakat cukup bagus serta pengurus Bumdes ini taat aturan karena tidak ada penyalahgunaan wewenang,” kata Sukiman

Lebih lanjut dikatakan Sukiman, Eksistensi Bumdes Usaha Bersama Desa Sialang Rindang sangat membantu perekonomian masyarakat, selain bunganya rendah, proses peminjaman dan administrasinya sangat sederhana dan tidak berbelit-belit seperti proses perbankan pada umumnya.

“Contoh sederhana saja, masyarakat butuh pinjaman uang untuk tambahan modal, tidak mungkin kita harus pergi Kota untuk pinjaman ke Bank, karena proses dan administrasinya begitu panjang, ini salah satu contoh penggunaannya yang sederhana dan bermanfaat, jadi kita tidak usah jauh-jauh, cukup ke Bumdes Desa saja sudah ada,” ajak Sukiman

Mantan Dandim Inhil ini berharap Bumdes Usaha Bersama Desa Sialang Rindang kedepannya semakin maju dan berkembang. Melalui rapat MPTB ini sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kedepannya, jika ada yang tidak baik harus dievaluasi, begitu juga sebaliknya, jika itu baik dan sesuai dengan aturan tetap dilanjutkan.

Sementara itu, Kepala Desa Sialang Rindang Putro Warsono, S.Ag kepada wartawan (10/1)  mengatakan terwujudnya Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp 239.024.484 itu berkat usaha bersama, iktikat yang baik dan semangat Pengelola Bumdes, BPD, perangkat desa dan masyarakat.

“ dari hasil SHU tahun 2017 paling banyak dari simpan pinjam, jasa dari masyarakat pinjam uang di Bumdes, sehingga terkumpul Rp 239.024.484 sehingga dapat menambah PADes Rp 23 juta. Unit usaha Bumdes Usaha Bersama ini masih fokus bergerak dibidang Simpan Pinjam, rencana kedepan sesuai dengan UU tentang Desa, untuk penyertaan modal akan digunakan untuk pembentukan unit usaha baru seperti penyediaan Sarana Produksi (Saprodi) pertanian dan sembako masayarakat,” kata Putro

Selain meminjam uang di Bumdes, Putro juga mengaku antusias masyarakat dalam menabung di Bumdes Usaha Bersama Desa Sialang Rindang cukup tinggi, sesuai laporan MPTB jumlah tabungan masyarakat di Bumdes ini lebih kurang Rp 1,8 Milyar.

“terwujudnya zero nol persen tunggakan ini, kita selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwasanya jika tunggakan semakin tinggi maka nama peminjam (masyarakat) akan semakin jelek, jika terwujud zero tunggakan, Otomatis dana dari masyarakat ini bisa kita gulirkan kembali untuk masyarakat juga,” jelas Putro. (Ar)

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 20 April 2018 12:04:04
Bupati Kampar Ajak Seluruh Masyarakat Menabung Di Bank Riau Kepri
 Kamis, 19 April 2018 08:04:44
Asumsi DBH Tinggi, Akibatkan APBD Ta. 2018 Bengkalis Tekor 40 persen
 Kamis, 19 April 2018 08:04:35
Unit Syariah Bank Riau Kepri Raih 1st Rank The Best in Funding Growth – UUS SILO Asset 2-20T
 Kamis, 19 April 2018 08:04:31
Bank BRI Life Salurkan Uang Santunan Kematian Rp 300 Juta Kepada Ahli Waris
 Rabu, 18 April 2018 10:04:40
Sempat Naik , Harga TBS di Riau Kemabli Turun
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca