Masyarakat Bangga, Pembangunan RSD Madani Kota Pekanbaru Termegah Dapat Terwujud
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 09 Februari 2018 02:02:57
Masyarakat Bangga, Pembangunan RSD Madani Kota Pekanbaru Termegah Dapat Terwujud
 
Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, MT Meresmikan RSD Madani Kota Pekanbaru. Foto ist

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - SETELAH menunggu Belasan tahun dapat terwujud. "Inilah RSD Madani termegah, Rumah sakit pertama yang dibangun Pemerintah Kota Pekanbaru". 

Rumah sakit yang diharapkan masyarakat sejak lama ini. Belum ada rumah sakit semewah  ini yang dibangun pemerintah kota sebelumnya. Tentu saja, kehadiran rumah sakit ini untuk melayani rakyat yang butuh berobat.

RSD Madani terletak di Jalan Garuda Sakti Panam, Pekanbaru. Ini adalah kawasan yang sangat berkembang. 

Pusat pertumbuhan masyarakat. Puluhan perumahan tumbuh subur di sini. Belum lagi perumahan di daerah tetangga, seperti Kecamatan Tambang dan Tapung. Saat ini, di sekitar wilayah ini tidak ada rumah sakit pemerintah. Kalau harus berobat, masyarakat harus ke pusat kota atau ke rumah sakit swasta.

Fasilitas kesehatan ini merupakan buah tangan Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT. Di awal masa kepemimpinannya, Sang Wako memang sudah berazam besar untuk membangun rumah sakit untuk warganya. 

Tuntutan masyarakat Pekanbaru, terkhusus yang tinggal di Panam dan Payung Sekaki, fasilitas kesehatan memang sangat minim di sini. Mereka bahkan sudah menanti sejak puluhan tahun. 

Tidak perlu waktu lama bagi Wako Firdaus untuk membangun rumah sakit. Di tengah badai pengurangan anggaran di pemerintahan, Firdaus tetap mampu menyelesaikan pembangunan rumah sakit ini tepat waktu. 

Bahkan sebenarnya, rumah sakit ini sudah bisa diselesaikan pada akhir jabatannya pada periode pertama. Namun peresmian penggunaannya atau soft launching, baru dilakukan pada akhir Januari 2018, yaitu enam bulan setelah dia dilantik pada periode kedua.

Pada momen bersejarah ini, ribuan masyarakat dan pejabat pemerintah nampak hadir. 

 
 
Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, MT saat memberikan sambutan Meresmikan RSD Madani Kota Pekanbaru

Mereka terlihat bergembira dengan dioperasikannya rumah sakit ini. Beberapa warga yang diwawancarai mengatakan bahwa apa yang dibuat Firdaus di masa kepemimpinannya sudah sangat tepat.

''Kita memang kekurangan fasilitas kesehatan yang dikelola pemerintah. Apalagi untuk Panam dan Payung Sekaki, selama ini berobat harus ke pusat kota. Kalau tidak harus ke rumah sakit swasta,"kata Syahrizal, warga Jalan Merpati Sakti, Panam.

Apa yang disampaikan Syahrizal sama halnya dengan Bustami, Ketua RT di Perumahan Gading Panam. Menurutnya, rumah sakit ini sangat membantu warganya dalam mendapatkan fasilitas kesehatan.

"Kalau rumah sakit swasta mahal. Kalau dibawa ke RSUD Arifin Achmad terlalu jauh dan terkadang harus menunggu. Pokoknya susahlah. Makanya dengan adanya RSD Madani ini kami sangat terbantu,"kata Bustami.

 Apa yang disampaikan Bustami dan Syahrizal adalah bukti betapa rindunya masyarakat dengan fasilitas kesehatan ini. Apalagi rumah sakit ini dikelola pemerintah, tentu saja biayanya tidak akan mencekik dan akan banyak kemudahan.

Rasa senang masyarakat ternyata tidak hanya dirasakan warga Pekanbaru.

Warga kabupaten tetangga ternyata juga ikut senang dengan kehadiran RSD Madani ini. Sebut saja warga Tapung, Kubang, dan Tambang. Kini mereka lebih mudah mengakses fasilitas kesehatan itu. Apalagi seperti diketahui, tiga kawasan ini sedang berkembang sangat pesat. Baik industri maupun perumahan.

Untuk pembangunan rumah sakit ini, masuk ke dalam proyek multiyears yang didanai pada tiga tahun anggaran. 

Tahun pertama (2014) pembangunan menghabiskan dana sebesar Rp 6,3 miliar, di tahun kedua (2015) dana yang dikucurkan sebesar Rp 41,4 miliar. Untuk tahun ketiga, menghabiskan dana Rp42,3 miliar. Total dipagu anggaran sebesar Rp90 miliar. Nilai kontraknya Rp80,9 miliar.


Terapkan Konsep Green Hospital

Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, ketika peresmian rumah sakit ini juga tak kalah bangga. 

 
 
Gedung Megah Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru, Foto Ist

Terlihat di wajahnya rasa senang karena sudah menyelesaikan pekerjaan rumah dan janji politiknya ini. Dia menyebut, seusai dilantik pada 2012, dia memang langsung tancap gas dan melakukan rencana aksi pembangunan Rumah Sakit tersebut. 

"Masyarakat Pekanbaru telah lama menanti Rumah Sakit ini. Selama ini, RSUD Arifin Achmad tidak mampu menampung pasien-pasien yang sebagian besar merupakan pasien dari Kota Pekanbaru. Alhamdulillah, hari ini kita dapat menghadirkan Rumah Sakit Madani untuk masyarakat Pekanbaru khususnya dan Riau umumnya," kata Firdaus. 

Di samping itu, dia menyatakan bahwa Pemko Pekanbaru akan menjadikan RSD Madani sebagai Rumah Sakit yang Ramah atau lebih dikenal dengan istilah green hospital. Ramah secara lingkungan dan ramah secara pelayanan dan fasilitas. 

Konsep Green Hospital ini pernah ia laporkan kepada Menteri Kesehatan RI pada tahun 2013. Menteri Kesehatan RI saat itu sangat mengapresiasi langkah beliau dalam mengembangkan konsep Green Hospital. 

Firdaus bahkan mengatakan bahwa Menteri kesehatan meminta dibuatkan prototype dan dijadikan model ke daerah lainnya. 

"Kata Ibu Menkes, konsep green hospital bukan saja bangunannya, tapi juga manajemen dan pelayanan. Dan apa yang ibu Menkes sarankan, kita realisasikan sekarang ini," kata Firdaus. 

Firdaus juga menyatakan bahwa untuk awal ini, RS Madani ini akan digratiskan dalam pengobatannya, walau memang belum dapat meng-cover semua pelayanan kesehatan. 

Layanan Gratis di RSD Madani 

Setelah dilakukan soft opening, Pemko akan langsung membuka pelayanan. Setidaknya ada 13 pelayanan kesehatan yang bisa dilakukan rumah sakit ini. 

 
 
Foto Bersama dengan Walikota Pekanbaru

Di antaranya poli gigi, poli umum, poli spesialis anak, kandungan, paru-paru, THT, urologi, jantung, kulit, IGD, laboratorium serta bedah palsik dan akupuntur. 

Wali Kota Fidaus menyatakan bahwa untuk tahap awal ini akan menggratiskan pelayanan kesehatan di RSD Madani ini. 

Selain menggratiskan pelayanan kesehatan pada tahap awal ini, Firdaus juga menyatakan bahwa ke depannya RSD Madani dapat menerima rujukan pasien dari kabupaten/kota lainnya. Dengan pertimbangan RS pemerintah lainnya tidak mampu mengcover pasien. 

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Riau, dr. Asnan. dr Asnan menyatakan bahwa RSD Madani dapat menerima pasien rujukan dari kabupaten/kota lainnya. Dengan syarat, rumah sakit asal itu memiliki tipe sama dengan RSD Madani atau dibawahnya. 

"Boleh menerima pasien rujukan jika RS Pemerintah (RSUD Arifin Ahmad, RS Petala Bumi dan RSJ Tampan) tidak mampu menampung pasien. Itupun standarnya harus tipenya sama dan di bawah RSD Madani. Di atas itu sebenarnya juga boleh," kata dr. Asnan. **adv/ur2/no

 
 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 23 Oktober 2018 06:10:51
Menuju 100 Smart City di Indonesia, Komitmen Bersama Percepatan Smart City Madani Ditandatangani
 Jumat, 19 Oktober 2018 04:10:10
Bupati Imbau Orang Tua Tingkatkan Pendidikan dan Jaga Kesehatan Anak
 Jumat, 19 Oktober 2018 04:10:54
Bupati Sukiman Terima Penghargaan dari Pemerintah RI
 Jumat, 19 Oktober 2018 04:10:06
Total RAPBD Rohul 2019 Diproyeksi Senilai Rp 1,31 Triliun
 Jumat, 19 Oktober 2018 04:10:33
Bupati Rohul H Sukiman dan Ketua PMI Serahkan Bantuan Banjir di Bonai Darusalam
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca