Amity University Gandeng JRPP jadi Mitra Lembaga Riset Kajian Indonesia-India
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 18 Maret 2018 01:03:50
Amity University Gandeng JRPP jadi Mitra Lembaga Riset Kajian Indonesia-India
KETERANGAN GAMBAR :
Direktur Amity Business School Prof. K. Balakrishnan PhD dan Muhamad Alipudin JRPP

JAKARTA, UTUSANRIAU.CO - Studi banding yang dilakukan Jakarta Research and Public Policy (JRPP) ke India sepekan ini (10-17/3/2018), salah satunya mengunjungi Amity University di Rajasthan. Amity Business School yang merupakan bagian Amity University itu akan menggandeng lembaga riset Indonesia JRPP untuk melakukan kajian Indonesia-India.

Direktur Amity Business School Prof. K. Balakrishnan PhD mengatakan sebagai sesama negara demokrasi dengan jumlah penduduk besar selayaknya menjalin kerjasama antar kedua negara tersebut. Kerjasama itu berupa kajian Indonesia-India mengenai kewirausahaan, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), dan ekonomi digital.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan para peneliti dari Indonesia. Kami akan melakukan kerjasama kajian mencari solusi mengatasi ekses dari kebebasan demokratisasi yang terjadi di kedua negara, yakni kemiskinan,” kata Balakrishnan di Rajasthan, India (16/3/2018).

Sementara itu, Direktur Eksekutif JRPP Muhamad Alipudin mengatakan harus dicari inovasi mengatasi kemiskinan itu. “Kami sependapat dengan Prof. Balakrishnan kajian langsung diarahkan kepada kaum lemah (UKM). Kemudian kaum lemah itu dibangkitkan jiwa enterpreneurshipnya (kewirausahaan). Dan diperkenalkan dengan kekinian dimana dunia memasuki era digital. Semua ini adalah inovasi solusi mengentaskan kemiskinan,” paparnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan selain menjalin kerjasama di bidang kajian juga membuka kesempatan menempuh pendidikan pasca sarjana di Amity Business School Rajasthan bagi para peneliti Indonesia. JRPP berkerjasama Amity Business School itu mencarikan skema beasiswa.

“Pisau analisis para peneliti kita bisa ditingkatkan melalui sekolah lagi. Kami usahakan agar mereka dapat lanjut ke pasca sarjana di sini (Amity Business School), sekaligus dengan penelitian tesis yang menjadi bagian kerjasama kajian Indonesia-India. Peneliti handal akan tersedia guna memberikan solusi cerdas, terpercaya, dan berintegritas. Insyaallah akan dicarikan beasiswanya,” kata Alipudin yang juga fungsionaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu.**Rls

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 15 November 2018 09:11:19
Malaysia Hapus Hukuman Mati untuk 32 Jenis Kejahatan
 Rabu, 14 November 2018 09:11:31
Konflik Israel-Palestina Memanas, Saling Ancam dan Saling Serang
 Selasa, 13 November 2018 09:11:22
Gagal Tes Alkohol, Pilot India Diskors Tiga Tahun
 Jumat, 09 November 2018 09:11:12
Petasan Meledak di Mulutnya, Bocah 3 Tahun di India Kritis
 Kamis, 08 November 2018 10:11:46
Seteru dengan Trump, Wartawan CNN Dilarang Masuk Gedung Putih
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca