Kurikulum Harus Mengikuti Perkembangan Zaman
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 05 Juni 2018 06:06:31
Kurikulum Harus Mengikuti Perkembangan Zaman
KETERANGAN GAMBAR :
Kurikulum Harus Mengikuti Perkembangan Zaman

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan serta menjadi lulusan yang berkualitas, menjadi tolok ukur keberhasilan Perguruan Tinggi dalam melaksanakan proses pendidikan dan pembelajaran. Satu diantara inti keberhasilan pendidikan ini tergantung dari kemampuan tenaga pendidik dalam menjalankan kurikulum pendidikan pada masing-masing program studi. 

Demikian disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau (Unri) Prof Dr Ir Thamrin MSc, saat membuka acara Workshop Penguatan dan Penataan Ulang Kurikulum di Lingkungan Universitas Riau, Selasa (5/6/18) di Aula Serbaguna Gedung Rektorat Unri.

“Dengan adanya Workshop ini, diharapkan dapat memberikan motivasi bagi kita untuk mengoptimalkan kerangka pengembangan dan peningkatan mutu kurikulum untuk peningkatan mutu pembelajaran mahasiswa dan mutu lulusan pendidikan tinggi. Oleh sebab itulah, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memberikan pemantapan wawasan bagi universitas untuk menyusun kurikulum yang sejalan dengan Peraturan yang berlaku,” terang Thamrin.

Kegiatan penguatan kurikulum ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, dan Operator Transkip Nilai pada masing-masing fakultas yang ada di lingkungan Unri. Pada Workshop ini, Unri menghadirkan Narasumber dari Universitas Sriwijaya Effendi Namawi MSi, ahli nomenklatur.

Effendi, selaku narasumber dalam Workshop ini, menjelaskan Kemenristekdikti selalu mendorong perguruan tinggi untuk senantiasa memperbaharui kurikulumnya, dengan tetap mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan Tinggi sesuai Permenristekdikti Nomor 44 tahun 2015.

“Kurikulum Pendidikan Tinggi ini dikembangkan oleh setiap Perguruan Tinggi, namun harus mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk setiap Program Studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan. Kurikulum pendidikan tinggi ini, harus dikembangkan secara terus menerus karena kurikulum itu bersifat dinamis. Artinya, kurikulum harus mampu menjawab tantangan, senantiasa adaptif dan kontekstual sesuai dengan perkembangan yang ada,” lanjut Effendi.

“Sejalan dengan revolusi industri 4.0 sebagaimana yang disampaikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dalam berbagai kesempatan, pembelajaran di perguruan tinggi seharusnya sudah mulai mengembangkan sistem perkuliahan berkonsep e-learning atau berbasis teknologi informasi. Hal ini penting, agar sejalan dengan laju perkembangan teknologi saat ini,” tambahnya lagi.**Rls

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 22 Juli 2018 03:07:18
Kepala SMAN 1 Pekanbaru Raih Gelar Doktor
 Senin, 16 Juli 2018 08:07:50
Unilak bakal Memiliki Gedung Pasca Sarjana
 Jumat, 13 Juli 2018 08:07:57
Nusantara Mengaji Menjaga Kesatuan dan Perdamaian Republik Indonesia
 Rabu, 11 Juli 2018 04:07:18
Asesmen Lapangan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi Unri 2018
 Senin, 09 Juli 2018 05:07:08
Unri Tingkatkan Sarana Prasarana Kampus
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca