PN Bengkalis Sidang Merathon Terdakwa Anak Dibawah Umur, Agenda Pleidoi
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 04 Oktober 2018 09:10:33
PN Bengkalis Sidang Merathon Terdakwa Anak Dibawah Umur, Agenda Pleidoi
KETERANGAN GAMBAR :
Penjara (ilustrasi)

BENGKALIS. UTUSANRIAU – Pengadilan Negeri Bengkalis kelas II menggelar sidang merathon  kasus pembunuhan berencana dua anak di bawah umur, Rabu (3/10/2018). Sidang kali ini beragenda pleidoi (pembelaan) dari terdakwa.

Kuasa hukum terdakwa Farizal, SH ditemui pesisirone setelah sidang berlansung mengatakan  Kedua terdakwa JL (17) dan RDSH (16) membacakan pleidoi atau minta keringan hukuman lansung dihadapan majelis hakim.

"Inti dari pleidoi mereka (JL dan RDSH) adalah masih ingin melanjutkan pendidikan (sekolah), berkumpul sama keluarga dan ingin menggapai cita-cita," papar Ferizal yang ditunjuk PN Bengkalis dari Posbakum.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bengkalis Iwan Roy Charles B SH MH mengatakan, pelaku pembunuhan sadis dengan menggunakan pisau yakni JL (17) dan RDSH (16) dengan korban  Trio Sutrisno S (21) menurut hukum tidak akan dihukum mati karena masih di bawah umur, dan dilindungi oleh undang – undang peradilan anak.

Dia menjelaskan pasal yang didakwa untuk JL dan RDSH adalah Pasal yang didakwakan primer Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 juncto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, tentang Pembunuhan, ancamannya hukuman mati. "Dalam sistem pengadilan anak, hanya dapat setengah dari ancaman hukuman orang dewasa,” kata Iwan Roy Charles.

Hitungan hukuman 10 tahun penjara berdasarkan pengecualian yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. “Kalau terbukti dan divonis hukuman mati atau hukuman seumur hidup, maka yang dikenakan adalah setengahnya, yakni hukuman penjara 10 tahun. Di undang-undang tertera seperti itu, jadi dipastikan terdakwa tidak dihukum mati, meski dia terbukti dalam persidangan,” ungkap Roy.

Sidang ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis Zia Ul Jannah, SH dan dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH, Aulia Fhatma Widhola, SH, ‎JPU Eriza Susila, SH‎ dan Pendamping Hukum (PH) dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Bengkalis Farizal.

Sidang ini akan dilanjutkan hari ini, kamis (4/10/18) dengan agenda Putusan atau vonis hakim.

Peristiwa ini berawal, Jumat 25 Mei 2018 lalu, JL dan RDSH mengajak minum tuak kepada korban di PT Adei Desa Semunai. Setelah sama-sama minum sekitar 30 menit, JL memberi isyarat kepada RDSH untuk membunuh korban.

RDSH jawab kepada JL “terserah mulah” ,sehingga JL menikam korban di kepala bagian belakang korban, dengan sebilah pisah dapur yang sudah disiapkan.

Saat itu, korban sempat minta tolong kepada pelaku, dengan iba RDSH mengajak JL, agar korban bisa segera dibawa ke rumah sakit. Tapi JL tidak merespon, dan bahkan JL menikam kembali korban di belakang kepala korban.

Mengakibatkan, sekitar 5 menit kemudian, korban tumbang bersimpah darah, dan tewas seketika. Selanjut dalam keadaan korban tewas, JL merogoh saku celana korban, dan mengambil 15 ribu dan sekaligus mengambil kunci sepeda motor milik korban.

Selanjutnya, oleh kedua pelaku, jasad korban dibawa dalam kebun sawit dan diletakkan atas pelepah daun kelapa sawit dan ditutupi daun kelapa sawit.

Setelah merasa aman, kedua remaja ini, langsung pergi meninggalkan jasad korban ke arah Pekanbaru dan masuk di Simpang Intan, Desa Tenggganau menuju ke Kayu Api Desa Beringin. (yul)

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 17 Oktober 2018 07:10:29
Diduga HGU PT ASL Masuk Wilayah Warga Sungai Raya
 Selasa, 16 Oktober 2018 05:10:07
Bayi Baru Lahir Dibuang di Kios Minyak Eceran
 Senin, 15 Oktober 2018 06:10:23
Kecelakaan Beruntun di Inhu, Satu Orang Guru Meninggal, Kepsek Koma
 Jumat, 12 Oktober 2018 05:10:18
12 Wanita Pelayan Kafe Remang - Remang Terjarin Razia Satpol PP Rohul
 Kamis, 11 Oktober 2018 05:10:59
Aparat Demo Kejari dan Polres Rohul Desak Kades Suka Maju Diperiksa
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca