Sumatera Barat Dikepung Banjir Bandang, Dua Warga Dilaporkan Tewas
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 12 Oktober 2018 10:10:37
Sumatera Barat Dikepung Banjir Bandang, Dua Warga Dilaporkan Tewas
KETERANGAN GAMBAR :
Banjir Bandang di salah satu wilayah Sumbar

UTUSANRIAU.CO, PADANG - Enam dari 19 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat, Kamis malam (11/10/2018), dilaporkan dihantam banjir. Bahkan Dua warga Tanjong Bonai Tanah Datar, dikabarkan tewas tertimbun material longsor.

Banjir ini, disebabkan curah hujan yang cukup tinggi sejak Kamis Sore. Hingga kini, belum ada data pasti berapa korban jiwa maupun kerugian materil yang diakibatkan. Petugas rescue gabungan dari masing-masing daerah yang terdampak, saat ini masih berada di lokasi.

Selain melakukan upaya evakuasi terhadap warga yang terjebak di tengah banjir. Tim rescue juga melakukan pendataan terkait sebaran dampak banjir dan longsor yang menghantam sejumlah wilayah di Ranah Minang ini.

"Ya, sejumlah wilayah dilaporkan terjadi banjir dan longsor. Sementara laporan yang masuk banjir terjadi di Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Pessel, Limapuluh Kota dan Tanah Datar. Selain itu, arus di jalan lintas Sumatera tepatnya di Muaro Kalaban, Kota Sawahlunto juga terjadi longsor," kata Rumainur Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sumatera Barat, Kamis malam 11 Oktober 2018.

Saat ini lanjut Rumainur, petugas gabungan masih berada di lokasi untuk membantu evakuasi warga yang terjebak banjir. Selain itu, juga melakukan pendataan dan pembersihan material longsor yang menutupi sejumlah ruas jalan lintas utama.


Dua Tewas tertimbun

Kapolres Tanah Datar AKBP Bayu Aji menyebutkan, dua unit rumah di Tanjung Bonai tertimbun longsor yang mengakibatkan dua warga tewas. Selain itu, satu unit jembatan juga putus lantaran diterjang banjir bandang. "Ada dua rumah warga terkena longsor. Sementara Korban ada tiga orang, dua diantaranya diduga meninggal dunia dan satu lagi selamat. Keduanya merupakan warga setempat tewas lantaran tertimbun material longsor," kata Bayu Aji.

Banjir bandang lanjut Bayu Aji, terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Banjir ini diakibatkan oleh curah hujan yang cukup tinggi. Hingga kini, petugas gabungan masih melakukan evakuasi. "Tim di lapangan sampai saat ini masih melakukan evakuasi," tutup Bayu. (Rik)

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 19 Mei 2019 03:05:31
TNI Goro Bersama Warga Tingkatkan Kebersihan Lingkungan Kampung Jambai Makmur
 Minggu, 19 Mei 2019 03:05:13
Patroli Terpadu TNI, Polri, Manggala Akni Dan MPA Kp Sei Berbari Cegah Karlahut
 Sabtu, 18 Mei 2019 09:05:04
Anggota TNI Polri Damkar dan Masyarakat Peduli Api Desa Sepahat Patroli Bersama Cegah Karlahut
 Senin, 06 Mei 2019 02:05:19
Hari Pertama Ramadhan TNI Tetap Patroli Cegah Karlahut Bersama Warga
 Sabtu, 04 Mei 2019 04:05:20
Jaga Silaturahmi Sambut Bulan Suci Ramadhan TNI Goro Bersama Warga Desa Banglas
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca