Setelah Disisir 4 Mayat di Temukan Wilayah Perairan Bengkalis
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 02 Desember 2018 08:12:54
Setelah Disisir 4 Mayat di Temukan Wilayah Perairan Bengkalis
KETERANGAN GAMBAR :
Setelah Disisir 4 Mayat di Temukan Wilayah Perairan Bengkalis

UTUSANRIAU, BENGKALIS - Satu mayat lagi evakuasi terhadap satu mayat manusia berjenis kelamin laki-laki dari Perairan Tanjung Jati, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau Sabtu sore (1/12/2018).

Penemuan mayat tersebut setelah petugas menyisir perairan Bengkalis pasca ditemukan mayat laki-laki tanpa identitas sebelumnya. Informasi diterima petugas ada dua mayat manusia yang terapung di sana. 

Selain tidak ada identitas, korban terakhir ini sulit dikenali. Fisik jasad berjenis kelamin laki-laki rusak dan tanpa kepala. 

Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika ikut langsung mengevakuasi korban. Ia mengungkapkan, korban ditemui di koordinat N 1.37'35" E 101. 59'46" Tanjung Jati. 

"Kita sisir di seputaran laut Tanjung Jati, itu hanya satu yang kita jumpa, sudah habis dari ujung ke ujung pantai ke pantai kita sisir dengan speedboat Pol air, hanya satu saja yang kita temukan," katanya. 

Kapolsek berkata, tidak menutup kemungkinan ada kaitan mayat terakhir ditemukan dengan sebelumnya. 

Hari ini, empat mayat dievakuasi dari sejumlah titik di sekitaran perairan Bengkalis. Diantaranya, dua mayat ditemukan di Perairan Tanjung Jati, satu di Peraian Teluk Papal dan satu lagi di Perairan Teluk Pambang. 

Dari empat jenazah, satu diantaranya terindentifikasi. Korban berjenis kelamin perempuan bernama Maya Karina asal Mentikan 020/02 Desa Mentikan Kecamatan Prajurit Kulon Kabupaten Mojokerto, Jawa timur. Sedangkan yang lainnya belum diketahui identitas. 

Paur Humas Ipda Kusnandar Subekti mengungkapkan, tiga dari empat jenazah telah dibawa dari RSUD Bengkalis ke RS Bhayangkara, Pekanbaru, guna keperluan otopsi terhadap korban.  "Jenazah hari ini dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi,"katanya. 

Paur Humas belum dapat menyimpulkan apakah empat jenazah temuan hari ini di sejumlah titik di perairan Bengkalis ada kaitannya dengan penemuan tiga mayat pada Kamis (29/11) dan satu mayat yang ditemukan pada Jum'at (30/11) di Laut Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan. 

Total penemuan mayat di Peraian Bengkalis berjumlah delapan mayat, itu ditemukan secara beruntun dalam tiga hari terakhir. 

Tiga mayat berhasil diidentifikasi bernama Ujang Caniago asal Sumbar, Mimi Dewi Asal Sumbar dan Maya Karina Kabupaten Mojokerto, Jawa timur.

Penemuan delapan mayat  diduga mereka adalah korban tenggelam dari sebuah speedboat tujuan Malaysia Pulau Rupat ke Indonesia. Mereka berombongan sekitar 19 orang. 

Diduga para korban, nekad menerobos jalur ilegal (gelap) untuk pulang ke kampung halaman masing-masing setelah sempat bekerja di Negeri Jiran itu. Kabar didapat, rombongan tersebut berangkat pada Rabu (21/11/2018) tengah malam lalu. Sayangnya kapal cepat yang ditumpangi rombongan karam.

Pihak Kepolisian Bengkalis terus melakukan penyelidikan terhadap kasus temuan mayat di Perairan Bengkalis. 

Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan menuturkan, saat ini pihaknya masih fokus evakuasi korban yang masih kemungkinan ditemukan. 

"Masih didalami, kita fokus evakuasi dan berkordinasi dengan PDRM (Polis Diraja Malaysia), "singkatnya melalui sambungan whatsapp. **Yul

 

 

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 08 Desember 2018 10:12:49
Hakim Vonis Tiga Terdakwa Korupsi Danau Buatan Rohil 4 Tahun Penjara
 Jumat, 07 Desember 2018 09:12:43
GAKKUM LHK Amankan Sudigdo dan 3 Alat Berat Rambah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu
 Jumat, 07 Desember 2018 11:12:26
Kejati Riau Selamatkan Kerugian Negara Rp16 Miliar dari Perkara Korupsi
 Kamis, 06 Desember 2018 10:12:53
Jaksa Belum Siap, Sidang Kasus Sabu 55 kg Ditunda
 Kamis, 06 Desember 2018 10:12:55
Sidang Dugaan Penistaan Agama PN Bengkalis Hadirkan Ahli IT
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca