Rokan HUlu, utusanriau.co - Akibat semakin tebalnya kabut asap yang menyelimuti kabupaten rokan hulu dalam seminggu terakhir, akhirnya dinas pendidikan pemuda dan olah raga telah ambil inisiatip untuk meliburkan siswa sd dari kelas 1,2, Dan 3, hal ini dinilai karena kabut asap telah membahayakan bagi kesehatan anak-anak terutama bagi anak yang masih berusia dini.
Kepala dinas pendidikan pemuda dan olah raga, H.M Zen M.M. Pd, Senin kemarin (20/2) membenarkan bahwa mulai dari Rabu kemarin (19/2) siswa telah diliburkan mengingat semakin tebalnya kabut asap yang menyelimuti kabupaten rokan hulu.
M. Zen juga menambahkan, untuk kabupaten rokan hulu bagi siswa sekolah dasar mulai dari kelas 1,2,3 sudah kita liburkan oleh dinas pendidikan pemuda dan olah raga sejak rabu 19 februari hingga Sabtu 23 februari mendatang.
Namun jika kabut asap terus berlanjut siswa ini masih tetap diliburkan, sementara untuk siswa tingkat smp dan sma kabut asap dirohul semakin parah ini juga direncanakan tetap akan diliburkan, hal ini untuk menghindari penyakit seperti insfa dan sesak nafas bagi siswa.
"Diliburkannya siswa sd dari kelas 1,2, dan 3 sesuai dari laporan ke dinas kesehatan rokan hulu agar anak-anak sekolah yang masih usia dini diliburkan karena kabut asap yang terjadi sudah membahayakan bagi kesehatan anak, sedangkan untuk sekolah paud dan tk telah diliburkan oleh dinas pendidikan lebih awal. "Jelas M. Zen.
" M. Zen juga menambahkan meski anak-anak telah diliburkjan dihimbau kepada orang tua agar tidak membiarkan anak-anak mereka bernain diliuar rumah, karena orang tua juga ikut berperan penting terhadap kesehatan anak, sedangkan bagi siswa yang saat ini masih tetap besekolah dan proses belajar dan mengajar agar tidak melakukan aktivitas di luar ruangan baik olah raga maupun kegiatan lainnya." Ungkapnya.** (Ar).
###