SELATPANJANG, UTUSANRIAU.CO - Sebanyak 500-an guru honor yang bertugas di Kepulauan Meranti belum menerima gaji. Sementara pegawai honor lainnya, seperti Petugas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Penyuluh Pertanian sudah menerima gaji.
Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Bambang Suprianto SE MM menegaskan, Senin (9/2) membenarkan hal itu. Dia mengatakan sampai dengan saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum mengajukan pembayaran gaji guru honor tersebut.
"Coba tanya di Disdikbud. Karena hingga kini mereka belum mengajukan untuk pembayaran gaji bagi guru honor," ungkapnya.
Ia mengaku bahwa guru honor lainnya sudah dibayarkan gajinya, seperti Satpol PP, Damkar, Penyuluh dan lainnya. "Anggaran untuk gaji sudah stamby untuk membayar gaji guru honor. Mungkin SK mereka belum disiapkan," tambah Bambang memprediksi.
Dalam kesempatan itu, Kepala Disdikbud Kepulauan Meranti, Drs M Arif MN MPdi saat dikonfirmasi, senin (9/2) membenarkan prediksi tersebut. Dia menjelaskan bahwa SK bagi guru honor tersebut masih disiapkan dan tunggu diteken Bupati.
"SK guru honor masih menunggu ditandatangani Bupati. Jadi makanya memang belum ada dasar kita untuk membayarkan gaji mereka," sebut Arif.
Menurutnya bahwa nantinya guru-guru honor tersebut akan menerima gaji langsung dirapel selama tiga bulan yakni mulai januari sampai dengan maret. Hal itu berlaku hanya triwulan pertama saja.
"Hanya tiga bulan pertama ini akan kita rapel pembayaran gaji guru honor. Setelahnya nanti akan kita bayarkan setiap bulan," ujar dia.
Kadisdik Kepulauan Meranti itu menegaskan bahwa pembayaran honor tersebut optimis dilakukan paling lama bulan maret nantinya. Sehingga para guru bisa menerima haknya.** (rhd)
###