ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO -- Camat Kepenuhan Kabupaten RokanHulu (Rohul), Recko Reandra Senin (13/4/2015), tinjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat pada hari pertama UN di dua sekolah berbeda, pertama di SMAN 1 kepenuhan dan kedua di MAS Kepenuhan.
Peninjuan pelaksanaan UN sederajat tersebut dilakukan oleh pemerintah Kecamatan untuk mengetahui sejauh mana proses UN yang dihadapi para siswa dan hal ini juga sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan Dari pemeruntah kecamatan.
Recko Reoandra mengatakan, dari peninjuan yang dilakukan di dua sekolah pada hari pertama pelaksanaan un belum ditemukan kendala yang berarti sehingga pelaksanaan UN berjalan lancar dan sejauh ini belum dilaporkan adanya kendala yang berarti. Baik mengenai soal, pengambilan soal, pendistribusian soal, dan maupun soal yang tidak jelas, sehingga hari pertama pelaksanaan ujian nasional. Berjalan lancar.
"Meski tahun ini UN tidak menuntukan standar kelulusan namun kita berharap para siswa harus benar -benar mengerjakan Soal dengan baik karena hasil UN ini juga akan membantu penambahan nilai siswa dari hasil ujian sekolah dan juga triout yang dilaksanakan sekolah,"harapnya.
Dalam Tinjauan tersebut turut hadir Kepala UPTD Pendidikan Kepenuhan, Lurah Kepenuhan, serta Kasi Trantif Kecamatan Kepenuhan.
Untuk peserta UN di Kecamatan Kepenuhan sebanyak 265 orang siswa terdiri dari 4 sekolah, pertama SMAN 1 Kepenuhan 104 orang, MAS Kepenuhan 56 orang dan "sisanya dari siswa SMKN 1 dan SMKN 2 Kepenuhan sehingga total peserta un sebanyak 265 orang,"terangnya.
Kepala sekolah SMAN 1 Kepenuhan, M Ardi Senin mengatakan, peserta UN disekolah tersebut berjumlah sebanyak 104 orang terdiri dari jurusan IPA dan IPS.
Sedangkan kepala sekolah Madrasah Aliyah swasta (Mas) Kepenuhan Amir Husin untuk tahun ini siswanya yang mengikuti UN sebanyak 56 orang terdiri dari jurusan IPA dan IPS.
Amir Husin juga menambahkan untuk hari pertama pelaksanaan UN sudah terlaksana dengan lancar Sehingga sejauh ini belum ditemukan kendala baik soal kurang, soal tidak jelas, maupun pendistrian dan soal setiap paginya kepala mengambil soal ke Polsek setempat dengan didampingi oleh pengawas dan pihak kepolisian.
Untuk Kabupaten Rohul dari sekian sekolah tingkat SMA tidak satupun sekolah yang melaksanakan UN secara Computer Based Test (CBT), seluruh sekolah masih melaksanakan ujian secara manual atau biasa dengan lembaran jawaban hal ini juga berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Rohul dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana. (AR)
###