Satu Orang Siswa MAS Kepenuhan tidak Ikut UN

Senin, 13 April 2015 | 12:04:59 WIB
Pelaksanaan UN###

ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO  - Seorang Siswa Yang sudah Terdaftar menjadi peserta Ujian Nasional (UN) 2015 di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tidak mengikuti ujian di hari pertama, Senin (13/4/15). Siswi MAS Kota Tengah Kecamatan Kepenuhan bernama Nurhaji Siti Rahma tidak mengikuti UN karena sedang menunaikan ibadah Umroh di Tanah Suci Mekkah. Bersama Ortu.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Ahmad Supardi Hasibuan membenarkan bahwa seorang siswi MAS Kota Tengah tidak mengikuti UN 2015 karena tengah melaksanakan umroh.

Dia mengakui Kemenag Rohul telah menawarkan kepada siswi MAS Kota Tengah bernama Siti Rahma agar dirinya sementara waktu tidak melaksanakan ibadah umroh dahulu, namun siswi ini tetap berniat ke Mekkah.

Pihak Kemenag Rohul juga telah memberi alternatif lain kepada Siti Rahma, yaitu ujian susulan pada 20 April akan datang, namun saran itu lagi-lagi ditolak, karena dirinya masih melaksanakan umroh.

"Namun dia tetap tidak bisa, karena waktu bersamaan dengan umroh, dia kami tawarkan ikut ujian Paket C bulan Mei nanti. Kalu dia tidak mau juga terpaksa mengikuti Ujian Nasional tahun depan," kata Ahmad Supardi saat meninjau UN hari pertama di MAS.

Sesuai catatan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rohul, di hari pertama pelaksanaan UN tahun ini, 5.170 pelajar dari 5.171 pelajar tingkat SLTA di Kabupaten Rohul mengikuti UN mulai hari ini hingga 16 April akan datang. Ribuan pelajar ini menjalani ujian tersebar di 76 sekolah.

Peserta UN tingkat SLTA tahun ini, terdiri dari 2.773 siswa menjalani ujian di 31 SMA, 347 siswa dari 16 MA melaksanakan ujian di 5 MA, dan 2.057 siswa menjalani ujian di 31 SMK.

Sementara kepala sekolah MAS kepenuhan, Amir husin senin (13/4) mengatakan bahwa orang tua dari nurhaji siti rahma tidak memprediksi keberangkatan umroh bersama keluar, pasalnya keberangkatan umroh bersamaan dengan pelaksanaan UN.

Kita sudah menawarkan kepada nurhaji siti rahma dan orang tuanya untuk menunda keberangkatan umroh bersama anaknya namun siswa juga berkinginan kuat melaksanakan umroh bersama ortu, selain keberangkatan umroh juga mendapat sokongan dari ortu.

Kita sangat menyayangkan meski un tidak menentukan kelulusan, namun jika tidak ikut un sudah barang tentuk tidak bisa lulus.

Amir kwatir atas keberangkatan siswanya takutnya nanti akan mengurangi kelulusan MAS kepenuhan dari 100 pasen dari 56 siswa. " Ucap amir.(Ar)

###

Terkini