ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO - Anggota dewan perwakilan rakyat daerah dapil 1 dari partai nasional demokrasi (nasdem)/ alpasirin sangat prihatin terhadap belum dibayarkannya gaji honor para guru bantu baik kabupaten maupun propinsiselama 4 bulan terakhir.
Jika dalam waktu dekat pemerintah belum membayarkan honor para guru bantu tersebut akan menghambat mutu pendidikan di rokan hulu.
Menurut Alpasirin jum'at (24/4/2015) yang salah satu anggota dprd rokan hulu dapil 1 dari fraksi partai (NASDEM) sangat prihatin setelah menerima laporan dari beberapa guru bantu yang belum terima honor (gaji) selama 4 bulan.
Hal ini akan menghambat mutu pendidikan dikabupaten rokan hulu jika pemerintah tidak bertindak cepat jarena sebagian guru bantu haya bertopang dari honor yag telah diteapkan.
Menyakipi hal tersebut alpasirin minta pemerintah untuk segera mencairkan honor guru bantu tersebut baik kabupaten maupun propinsi karena kabupaten lainnya honor para guru bantu
Telah dicairkan namun ada yang berbeda hingga hari ini guru bantu rohul terima hal ini menjadi tanda tanya besar menurutnya." Jelasnya.
"Berdasarkan hasil koordinasinya dengan salah seorang guru bantu yang tidak mau disebut namanya mengakui sudah empat bulan terakhir belum terima honor, guru honor tersebut sengaja melaporkan hal tersebut kepada alpasirin untuk mencari solusi jalan keluarnya, karena honor tersebut sangat dibutuhkan untuk biaya hidup keluarnya apa lagi sudah empat bulan tidak terima honor,"Ucapnya.
"Alpasirin sengaja bicara melalui media sehingga pemerikntah mendengar dan melihat jeritan para guru bantu yang belum terima honor selama empat bulan, bagaimana sistem mengajar guru dengan baik sementara hak-hak mereka tidak diberikan oleh pemerintah hal Sudang barang tentuk akan mengurangi mutu pendidikan dirohul karena para guru malam masuk kelas untuk melakukan proses belajar dan mengajar.(Ar)
###