RENGAT, UTUSANRIAU.CO - Hujan yang turun diwilayah Inhu sejak hampir tiga hari belakangan ini membuat kabut asap semakin menipis dan nyaris hilang di atas wilayah Inhu. Setelah hampir satu bulan sebelumnya udara di atas wilayah inhu diselimuti kabuta sap yang membahayakan kesehatan sehingga sekolah terpaksa diliburkan.
Hujan lebat yang kembali terjadi pada hari Senin (21/9) memantapkan para pelaksana pendidikan melanjutkan sekolah yang sudah dimulai tiga Kecamatan sebelumnya. UPTD Kecamatan Lirik menegaskan bahwa sekolah diwilayahnya kembali dimulai Selasa (22/9).
“Dengan melihat kondisi kabut asap yang semakin menipis serta udara yang terasa segar maka mulai besok (Selasa, red) seluruh sekolah dari berbagai tingkatan di Kec. Lirik memulai belajar kembali di sekolah. Alhamdulillah Tuhan sudah mengabulkan doa masyarakat melaksanakan shalat istisqa dengan menurunkan hujan untuk mengusir kabut asap,”jelas Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kec. Lirik A. Malik, Senin (21/9).
Ditambahkannya himbauan mulainya sekolah sudah disampaikan secara beranting baik melalui SMS maupun juga media sosial. Bahklan juga di beberapa desa disampaikan melalui pengeras suara di masjid dan juga ada yang mnemakai mobil keliling.
“Untuk itu kita berharap seluruh aktifitas belajar di sekolah di semua tingkatan mulai dari PAUD sampai SLTA sudah bisa dimulai kembali. Insyaallah berkat doa kita bersama kondisi udara terus membaik sehingga anak didik kita tidak lagi belajar di rumah,” harap A. Malik.
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Inhu H. Ujang Sudrajat melalui Sekretarisnya Winaldi mengungkapkan bahwa tiga Kecamatan sudah memulai belajar di sekolah Senin (21/9). Ketiga kecamatan tersebut masing-masing Kec. Rengat, Rengat Barat dan Batang Cenaku, sedangkan kecamatan lainnya masih menunggu kondisi udara diwilayah masing-masing.
Dengan dimulainya pembelajaran di sekolah besok oleh sebagian besar UPTD di Inhu maka bisa dipastikan proses belajar mengajar kembali normal. Para pelajar dan anak didik dapat kembali ke sekolah tanpa kawatir lagi akan terkena berbagai penyakit akibat kabut asap mengingat hujan sudah merata turun di Inhu dalam beberapa hari ini. (ds)