PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Keberadaan Perpustakaan Terapung di Bengkalis, Riau, menjadi perhatian pemerintah pusat. Rencananya, Kamis (26/11/15), pusat melalui Perpustakaan Nasional (Perpusnas) akan melakukan peninjauan.
Tim Perpustakaan nasional Bagian Perencanaan Perpusnas, Adin Bondar, Rabu (24/11/15) mengatakan, pihaknya juga akan memberikan bantuan kepada perpustakaan terapung di Kabupaten Bengkalis. Kemudian, melihat progres pustaka tersebut
"Perpustakaan terapung yang menggunakan media kapal laut, bertujuan mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat. Agar mereka yang di daerah terutama di daerah terpencil bisa mengakses informasi-informasi melalui perpustakaan terapung tersebut,"katanya.
Perpustakaan terapung tersebut menurutnya, selain dilengkapi dengan buku-buku juga memfasilitasi internet. Ini juga berupa dalam taraf meningkatkan pelayanan hidup masyarakat.
Namun, Pemerintah Daerah yang harus berperan mengoperasionalnya. Apakah sudah efektif, sudah berjalan dengan baik atau belum.
"Tujuan kami dari perpustakaan nasional datang ke Bengkalis, melakukan supervisi Pemerintah pusat dalam memberikan bantuan kepada Perpustakaan terapung yang ada di daerah. Ini juga dalam bentuk upaya mendukung poros maritim,"sebutnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perpustakaan Dan Arsib Daerah (BPAD) Riau, Yoserizal mengungkapkan, pemerataan pembangunan perlu dilakukan di daerah pesisir dan perlu dikembangkan. Bantuan yang diberikan oleh pusat ke Pemerintah daerah, sebagai upaya terus meningkatkan pemerataan di dearah.
"Terutama Pustaka terapung dalam pemerataan pembangunan dan pendidikan. Selama ini kita melihat, pemerintah daerah belum begitu optimal menjalankan program pemerintah pusat tersebut, terutama upaya dilakukan ke daerah terpencil dalam mengembangkan perputakaan,"jelasnya0
Namun selama ini pemerintah daerah sudah berupaya mensosialisasikannya dengan cara memberikan informasi-informasi terkait perpustakaan di daerah-daerah terpencil.
Pihaknya berharap dengan adanya Perpustakaan terapung ini, akan lebih meningkatkan minat baca masyarakat dan tidak ada lagi kesenjangan atau perbedaan informasi yang tidak didapat oleh masyarakat di daerah terpencil.**nur
###