Pekanbaru, utusanriau.co - Forum Indonesia Muda (FIM) merupakan sebuah forum independen yang beranggotakan pemuda dan mahasiswa dari berbagai aktivitas, universitas maupun lembaga kepemudaan, di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, bahkan yang sedang berada di luar negeri dengan cita-cita bersama membangun bangsa dengan semangat kontribusi bersama.
Forum ini dibuat sebagai sarana peningkatan kompetensi pemuda dan mahasiswa dalam rangka menyiapkan pemimpin masa depan dan wadah silaturahmi antar pemuda dari berbagai latar belakang untuk membangun kontribusi bersama.
Sejak tahun 2003, FIM konsisten menyelenggarakan leadership and lifeskill training setiap tahunnya, sebuah pelatihan yang bertujuan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, sekaligus memperluas jaringan dari pesertanya. Pelatihan ini dikemas dalam bentuk diskusi, simulasi, workshop, games, outbond, serta unjuk ekspresi. Hingga saat ini, FIM memiliki alumni pemuda dan mahasiswa dengan jumlah lebih dari 1000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia dengan latar belakang minat dan aktivitas seperti pendidikan, kerelawanan, pemberdayaan masyarakat, lingkungan, sosial politik ekonomi, seni dan budaya.
Selain leadership and lifeskill training, FIM juga aktif dalam beberapa penyelenggaraan kegiatan, antara lain: Rumah Belajar, di daerah Cimanggis, Bogor, Lampung, Banjarbaru, Bandung, Semarang. Aksi kepedulian sosial seperti kampanye Hari AIDS, kampanye tolak aksi pornografi, kegiatan 17 agustusan dengan anak-anak dan masyarakat sekaligus bakti sosial di Bandung, roadshow ke berbagai daerah tentang flu burung, antisipasi bencana alam ke Bandung, Manado, Aceh, dan lainnya.
Silaturahmi pemuda dan mahasiswa seperti melalui seminar nasional, milis, forum informal. Persiapan Freedom Flotilla Indonesia dan bergabung dalam tim relawan Indonesia yang berangkat dalam misi kemanusian ke Gaza. Bekerja sama dengan Mer-C, ASA Indonesia, KPAI, VOP, dan HASI, yang memfokuskan pada isu hak anak dan perempuan. Peringatan Hari Anak bersama ASA Indonesia. Berkolaborasi dengan komunitas-komunitas kepemudaan lainnya untuk mewujudkan project bersama, seperti RUBAH LURIK (Rumah Baca Harapan Lucu & Menarik) bersama volunteer SahabatPulau, Rumah Dongeng Mentari bersama volunteer RDM (Rumah Dongeng Mentari), dan lainnya.
Setelah sukses menyelenggarakan Leadership & Life Skill Training selama 1 dekade terakhir ini FIM 16 akan diselenggarakan pada tanggal 30 April - 4 Mei 2014 di Jakarta tepatnya di taman Wiladatika, Cibubur. Pendaftaran telah dibuka semenjak tanggal 1 Maret hingga 31 Maret 2014 (sebelum pukul 09.00 WIB). Berkas peserta akan diseleksi sesuai prosedur, untuk memenuhi kapasitas peserta FIM 16 sebanyak 120 orang, dengan batas usia 18-30 tahun. Peserta terpilih akan diumumkan pada tanggal 7 April 2014.
Hingga saat ini telah mendaftar sebanyak 4.597 orang, namun yang telah melengkapi aplikasi pendaftaran sebanyak 241 orang. Dengan Jawa Barat menjadi asal pendaftar terbanyak saat ini yang berjumlah 42 orang disusul Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan jumlah berturut-turut 37 orang dan 26 orang. Sedangkan yang berasal dari Provinsi Riau sendiri baru 8 orang pendaftar yang telah melengkapi aplikasi pendaftaran.
Koordinator FIM Regonal Riau, Al Razi Izzatul Yazid mengatakan saat ini sedang gencar melakukan sosialisasi-sosialisasi ke kampus – kampus yang ada di Kota Pekanbaru seperti, Universitas Riau, UIR, UIN Suska Riau, Unilak, PCR, UMRI, dan Rab University. Sosialisasi berupa penyebaran pamphlet yang berisi testimony alumni yang berasal dari Riau serta info alamat portal dan waktu pendaftaran. Sosialisasi ini telah di mulai sejak hari Senin (17/03) lalu. Hal ini melihat masih kurangnya animo pendaftar dari Riau.
"Kami dari Riau menargetkan jumlah pendaftar yang berasal dari Riau meningkat dari pendaftaran FIM 15 yang lalu yang berjumlah 54 orang pendaftar. Untuk itu, kami pengurus FIM Regional Riau menghimbau kepada pemuda-pemudi di Provinsi Riau, terkhusus mahasiswa yang aktif di organisasi kampus, organisasi social masyarakat, serta pemuda yang aktif di organisasi kepemudaan yang ada di Provinsi Riau untuk segera mendaftar FIM 16 ini," kata Ari yang saat ini masih kuliah di Universitas Riau.
Saat ini jumlah alumni yang berasal dari Provinsi Riau selama 1 dekade pelaksanaan FIM baru berjumlah 17 orang. Dan berharap dengan semakin banyaknya alumni yang berasal dari Riau semakin meningkatkan kontribusi FIM regional Riau di daerah maupun di pusat nantinya.
"Dengan semakin banyak SDM, maka semakin banyak ide-ide yang dapat dihasilkan dan dikolaborasikan sehingga terwujud dan tercapainya visi FIM yakni Hadirnya para pemimpin bangsa yang memiliki semangat nasionalisme dan patriotisme tinggi, berakhlak mulia, sehat dan cerdas paripurna, baik secara fisik, rohani, spiritual, maupun intelektual. Serta terwujudnya Indonesia sebagai bangsa yang mandiri dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan," ungkap Ari yang merupakan alumni FIM 14B. (rls)