Dompet Dhuafa adalah sebuah Lembaga swasta yang menerima zakat, sedekah bagi yang memiliki penghasilan lebih. Dan dari semua dana yang terkumpul oleh Dompet Dhuafa ini diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Tetapi disini Dompet Dhuafa tidak semata-mata memberikan sejumlah uang kepada orang yang membutuhkan tersebut, tetapi bagaimana dengan dana yang ada masyarakat diberdayakan guna meningkatkan kualitas hidupnya dimasa mendatang.
Dalam hal ini Dompet Dhuafa memiliki 4 Divisi yakni : Divisi Ekonomi, Divisi Sosial, Divisi Kesehatan dan Divisi Pendidikan. Nah, dari keempat divisi inilah masyarakat diberdayagunakan untuk peningkatan kualitas hidupnya.
Divisi Ekonomi, bagaimana dengan sumber dana yang ada masyarakat mampu memanfaatkan potensi alam yang ada diwilayah tempat tinggal mereka dengan melakukan kegiatan pelatihan bagi masyarakat setempat untuk memberdayakan potensi alam yang ada.
Divisi Sosial, seperti kita ketahui bahwa alam yang kita nikmati ini tak selamanya akan tetap seperti ini. Suatu saat alam akan melakukan rotasinya dan akibat pergeseran ini akan mengakibatkan suatu fenomena atau kejadian yang tak diduga oleh manusia yang masyarakat biasa menyebutnya bencana. Nah, di Divisi Sosial ini yang akan turun untuk membantu masyarakat yang mengalami bencana seperti : banjir, gunung meletus dan lain sebagainya.
Divisi Kesehatan, di divisi ini tim Dompet Dhuafa melakukan kegiatan berbasis kesehatan seperti : penyuluhan, pengobatan yang itu menunjang kesehatan masyarakat.
Divisi Pendidikan biasa disebut tim Makmal Pendidikan, di divisi ini melakukan upaya pemberdayaan masyarakat terkait peningkatan kualitas pendidikannya baik dari segi akses dan kualitas dari suatu sekolah. Disini tim dari Divisi pendidikan ini melakukan pendampingan sekolah bagi sekolah-sekolah yang filial atau terpencil jauh dari sentuhan sarana dan prasaran. Ada juga sekolah akselarasi yang di miliki Dompet Dhuafa yang bernama SMART Ekselensia. Sekolah tingkat SMP dan SMA yang ditempuh hanya 5 tahun sekaligus.
SDN 16 Lukit adalah salah satu sekolah dampingan Dompet Dhuafa dari ±300 sekolah yang didampingi. Sebagai sekolah yang menjadi program pendampingan dari Dompet Dhuafa maka dari itu diutus 2 orang Guru Konsultan yang bernama "Kitty Andriany dan Siti Kurniawati” untuk membantu peningkatan kualitas performa sekolah ini. Program pendampingan yang diberikan selama 1 tahun kedepan diharapkan mampu meningkatkan kualitas sekolah tersebut dari segi kepemipinan dan kompetensi dari tenaga pengajarnya. Nah, salah satu kegiatan yang akan dilakukan guna peningkatan performa dari sekolah tersebut adalah “Pelatihan Kompetensi Guru".
Sebelum mengatakan bahwa kita harus mengadakan pelatihan di sekolah ini dari Tim Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa melakukan pengukuran dari Performa sekolah dengan instrumen khas dari Tim Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa yakni “MPC4SP 2.O”. Dengan instrumen pengukuran ini kita akan mengetahui nilai dari suatu sekolah tersebut dikatakan baik atau belum. Setiap point dari instrumen tersebut memiliki nilai. Dan untuk pengukuran performa sekolah ini sudah dilakukan di tanggal 12 Februari 2016 lalu. Dan saat ini akan menindaklanjuti dari hasil pengukurannya.
Terkait dengan hasil dari pengukuran MPC4SP 2.O yang diperoleh sekolah SDN 16 Lukit ini masih perlu dilakukan pembinaan lebih lanjut. Maka dari itu dengan kesepakatan yang sudah lakukan antara Tim Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa dengan Kepala sekolah dan guru-guru SDN 16 Lukit ini untuk melakukan peningkatan kualiatas sekolah dengan mengikuti pelatihan yang akan di lakukan oleh Tim Makmal Pendidikan.
Terkait pelaksananaan pelatihan perdana akan dilakukan tanggal 01 s/d 05 Maret 2016 di SDN 16 Lukit. Harapan dari pelatihan yang perdana ini akan memberikan stimulus bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas sekolahnya. Semangat Membentang Kebaikan bersama Sekolah Literasi Indonesia.
Penulis:
Siti Kurniawati
Guru Konsultan Dompet Dhuafa