Kakan Kemenag Rohul Tinjau Pelaksanaan UAMBN di MTsN Rambah

Rabu, 13 April 2016 | 08:04:50 WIB

ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO – Hari kedua pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Madrasah Tsanawiyah (MTs) se Rohul, yang berlangsung dari tanggal 11 s/d 13 April 2016, bertempat di masing-masing MTs, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Pendidikan Islam Drs H Syahruddin MSy, tinjau pelaksanaan UAMBN pada MTsN Rambah, Pasir Pengaraian, Selasa (12/4/2016).  

Dikatakannya, pelaksanaan UAMBN yang telah berjalan selama dua hari, berjalan dengan aman dan tertib tanpa ada hambatan serta kendala. Peserta UAMBN di MTsN Rambah ini diikuti sebanyak 264 peserta ditambah dengan 16 orang dari MTs Raudhatussalam Kec Rambah. Berdasarkan laporan yang diterimanya, semua peserta mengikuti UAMBN dan tidak ada yang tidak hadir.

Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan :Perencanaan Kanwil Kemenag Prov Riau ini, mengatakan bahwa peserta UAMBN se Rohul sebanyak 1945 siswa/i MTs, baik negeri maupun swasta se Rohul, terdiri dari 904 laki-laki dan 1041 perempuan, dan berlangsung pada 38 titik se Rohul.

Dikatakannya, Ujian tersebut diperuntukkan khusus bagi lima mata pelajaran agama, yakni Aqidah Akhlaq, Alquran Hadits, Fiqh Islam, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab. Kelima mata pelajaran ini adalah bahagian yang tidak terpisahkan dari persyaratan kelulusan MTs, sebab nilai UAMBN akan digabung dengan nilai Ujian Nasional (UN) ditambah dengan nilai harian di madrasah.

Ahmad Supardi Hasibuan yang alumni Ponpes Musthafawiyah Purbabaru Sumatera Utara ini, mengharapkan agar seluruh siswa/i MTs Negeri dan Swasta se Rohul, dapat mengikuti UAMBN ini dengan serius, penuh kejujuran, dan percaya pada diri sendiri, sebab keseriusan sangat penting dalam setiap kegiatan yang kita lakukan. Kejujuran juga sangat penting, sebab kejujuran adalah karakter bangsa yang harus melekat pada setiap generasi muda.

Selain itu, jangan membiasakan diri mencontek pada orang lain, sebab mencontek jawaban orang lain adalah bahagian dari ketidak percayaan pada diri sendiri. Kita sekarang harus membangun kepercayaan bangsa ini, khususnya kepada generasi mudanya, sebab hanya orang yang memiliki kepercayaan diri tiunggi yang akan sukses di masa depan.*Ar

Terkini