Duh....Guru Bantu Provinsi Lima Bulan Tak Gajian

Kamis, 12 Mei 2016 | 01:05:14 WIB
foto Ilustrasi###

SELATPANJANG, UTUSANRIAU.CO - Sejumlah guru bantu Provinsi Riau yang mengabdi di 9 kecamatan se Kepulauan Meranti, Rabu (11/5/16), mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Mereka mempertanyakan tentang kejelasan gaji yang telah 5 bulan belum diberikan.
 
Para guru bantu ini hadir di gedung sidang paripurna DPRD Jalan Terpadu Dorak Selatpanjang. Sebab, waktu itu pihak Disdik menghadiri paripurna.

Ketika ditemui, salah seorang guru bantu provinsi yang bernama Syafrizal mengaku tidak mendapatkan informasi jelas tentang gaji hingga bulan Mei tahun 2016 ini.

Diceritakan Syafrizal, sekitar Bulan April 2016 lalu, Ia pergi ke Provinsi Riau untuk mempertanyakan kejelasan gaji itu. Oleh pihak provinsi, tambah Syafrizal, disampaikanlah bahwa surat untuk mengirimkan permohonan pencairan telah dilayangkan ke 12 kabupaten kota se Riau pada Bulan Maret. "Waktu itu orang di provinsi bilang suratnya sudah dikirim 2 minggu yang lalu (pertengahan Maret 2016)," kata Syafrizal.

Mendapat informasi itu, diakui Syafrizal lagi, tanggal 2 Mei 2016, Ia menghubungi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan M Arif MN karena gaji tak kunjung dibayar. Menurut M Arif, sebagaimana disampaikan Syafrizal, bahwa surat itu masih berada di meja bupati.

Dari jawaban yang diberikan Kadisdikbud Meranti itu, pihak guru bantu merasa aneh. Sebab, tidak mungkin rasanya berkas penting mengendap begitu lama di meja bupati. "Kan lama rentang waktu dari Maret hingga Mei. Mustahil rasanya bupati tak ada di tempat selama itu," ujar Syafrizal lagi.

Itulah salah satu penyebab mereka ingin menemui langsung Kadisdikbud Kepulauan Meranti.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kadisdikbud Kepulauan Meranti M Arif MN ketika dikonfirmasi mengatakan memang ada keterlambatan. Sebab, ada beberapa kali revisi atas surat pengajuan pencairan itu. "Memang ada beberapa kali revisi, terakhir sudah sampai DPPKAD," kata M Arif MN pula.

"Kita mohon guru bantu bersabar, karena dalam waktu dekat gaji mereka akan dibayar," tambah M Arif lagi. grc/nur

###

Terkini