PANGKALAN KERINCI, UTUSANRIAU.CO - Perguruan Tinggi di kabupaten Pelalawan yang bernama Sekolah Tinggi Tehnologi Pelalawan (STTP atau ST2P) saat ini telah menerima pendaftaran mahasiswa baru Tahun Akademik 2016/2017. Dua jurusan yang dibuka yaitu Jurusan Agroteknologi dan Jurusan Teknik Industri.
Hal ini disampaikan Bupati Pelalawan HM Harris di Pangkalan Kerinci , Ahad (17/07) usai pulang dari Jakarta. Dikatakan HM Harris, kita bersyukur STTP telah dapat menerima mahasiswa baru tahun ini. “Kita bersyukur tahun ini telah ada penerimaan mahasiswa baru di STTP, hal ini merupakan upaya peningkatan sumberdaya manusia di daerah Kabupaten Pelalawan. Dan telah ada kesepakatan STTP dengan BPPT terkait transfer tehnologi,” ujar Bupati yang begitu semangat ada Perguruan Tinggi di kabupaten Pelalawan.
Disampaikannya bahwa dirinya baru menyaksikan penandatanganan MoU STTP dengan BPPT di Gedung Manajemen Puspitek Serpong Tangerang Selatan pada Selasa (12/7). ST2P Pelalawan langsung di tanda tangani oleh Ketua Yayasan Amanah Pelalawan DR Ir T.Edi Sabli MSi dan Deputi Pengkajian Teknologi BPPT DR Tatang di Saksikan Bupati Pelalawan HM Harris.
Point point isi dalam MoU BBPT - ST2P dari 13-14 Juni 2016, yaitu Pelatihan Kelompok Pemuda Oleh PI ST2P dan Tim BBPT (PI Sebagai "Sentra Pemberdayaan Pemuda). Trasfer Teknologi dari PPKS Khusus nya Untuk Industri Hilir Sawit dan Workshop / FGD Akreditasi Prodi Teknik Industri.
Harapan Bupati, dengan giatnya pemerintah daerah ingin membangun teknopolitan hendak nya pemerintah pusat dapat bekerja sama dan mendukung kawasan ini dengan sungguh sungguh agar pembangunan ini dapat berjalan dan dapat mensejahterakan masyarakat kabupaten Pelalawan khususnya, demi tercapainya visi kabupaten Pelalawan menuju Pelalawan EMAS.
Menurut Deputi bidang pengkajian BPPT Dr Tatang berharap dengan dibangun nya Perguruan Tinggi STTP bukan hanya menghasil kan serjana tapi juga melahirkan pengusaha pengusaha dan dengan hadir nya perguruan tingi ini diharapkan tidak menjadi masalah baru tapi menjadi sebuah ke untungan bagi masyarakat kabupaten Pelalawan. Deputi juga berharap kepada semua pemangku kepentingan memiliki presepsi yang sama saling mendukung, meletakan agenda penguatan sistem inovasi dalam konteks global. EP
###