PANGKALAN KERINCI, UTUSANRIAU.CO - Terkait banyaknya siswa SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci yang membolos saat jam sekolah hingga ratusan siswa membuat anggota DPRD Pelalawan gerah dan meminta Kepala Sekolah agar memberi sanksi tegas dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan. Terjadi Degradasi Moral di SMK NEGERI Pangkalan Kerinci.
"Ini namanya bolos massal dan terorganisir ini tidak bisa dibiarkan karena akan menjadi penyakit yang menularkan sikap indisipliner kepada siswa yang lain. Bagi siswa yang membolos kita minta dipanggil orang tuanya dan mebuat perjanjian dan dilakukan pembinaan yang tetap mendidik. Jika masih terus mengulangi, Sekolah harus bersikap tegas berikan sanksi kalau perlu dikeluarkan dari sekolah. Ini terjadi degradasi moral. Pihak sekolah harus evaluasi dan dievaluasi " papar Eka Putra SSos Ketua Komisi I DPRD Pelalawan kepada wartawan, Ahad, (30/10/16).
Eka Putra juga meminta kepada pihak sekolah agar dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan untuk mencari solusi terhadap permasalahan siswa yang kerap membolos ini pada jam belajar. Dinas Pendidikan harus bertindak.
"Jika masalah pagar sekolah yang sudah tidak memadai lagi dan dengan membangun tembok tinggi tentu bisa dikomunikasikan dengan Dinas Pendidikan ataupun soal pembinaannya.Begitu juga pengawasan siswa oleh guru tentu harus diintensifkan.Jelasnya dari Dewan Kita tidak ingin ini dianggap masalah biasa tapi ini sudah luar biasa yang harus ditangani dengan cepat," paparnya.
Hal senada juga disampaikan Baharudin,SH anggota Komisi 1 yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Pelalawan menyampaikan agar SMK 1 dapat melakukan sistem dan pola baru sehingga siswa tidak bolos saat jam kerja, seperti malah absensi, peraturan dan sebagainya.
"Kalau sudah ratusan siswa yang membolos ini sudah kelewat batas.Bayangkan saja hampir 3 lokal yang membolos ini harus ditangani serius. Kita dari Dewan tidak main-main dan akan memantau SMK 1 ini. Kepada Disdik juga diminta dapat menyelesaikan permasalahn ini.Jangan segala kemudahan yang diberikan Pemkab Pelalawan dalam Pendidikan berupa program cerdas melalui pendidikan gratis ini dibalas dengan sikap indisipliner siswa yang mencoreng moreng dunia pendidikan itu sendiri," tegas Baharudin dengan nada kesal. EP
###