Pantau UN, Gubri Tanyakan Kekurangan Fasilitas Sekolah

Senin, 14 April 2014 | 01:04:56 WIB
Gubernur Riau H Annas Maamun berbincang dengan Kepala Sekolah SMU Plus Basri, saat melakukan pemantauan UN disekolah tersebut.###

PEKANBARU,UTUSANRIAU.CO -- Gubernur Riau H Annas Maamun memanfaatkan waktu meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sebagai bagian mempertanyakan kekurangan yang ada disekolah.

Hal itu sejalan dengan tekadnya untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas mutu pendidikan di Provinsi Riau, salah satunya adalah memperbaiki dan melengkapi sarana dan prasarana sekolah-sekolah di Provinsi Riau.

Dihari pertama UN Senin (14/4/14), Gubri dan rombongan melakukan peninjauan ke Tiga sekolah, yakni MAN 2 Model Pekanbaru, SMKN 1 Pekanbaru dan SMU Plus Provinsi Riau di kubang.

"Alhamdulillah, tadi kita sama-sama telah melihat pelaksanaan UN yang berlangsung di Tiga sekolah, semuanya berjalan dengan lancar dan aman," kata Gubri Annas kepada wartawan di SMU Plus Riau.

Annas mengatakan, dirinya tidak hanya melihat secara langsung perlaksanaan UN, tapi juga melihat dan mempertanyakan berbagai kekurangan yang ada disekolah-sekolah yang dikunjungi.

Di MAN 2 Model, Annas meminta Masjid yang ada disekolah tersebut dibangun lebih besar lagi, dicat warna putih, hingga dapat menampung lebih banyak lagi para jemaah.

Di SMKN 1, gubri Annas meminta keramik sekolah diganti dengan yang lebih bagus lagi, dan juga meminta posisi Mushalla sekolah agar dipindah dan dibangun lebih besar lagi.

Sedangkan di SMU Plus, mantan Bupati Rokan Hilir itu meminta agar sekolah dicat lebih bagus lagi, serta asrama siswa dibangun lebih baik.

"Untuk pendidikan ini, saya inginkan bagaimana sekolahnya dulu yang dibaguskan, mulai dari gedung sekolahnya, sarana pendukung seperti labor, pustaka dan lainnya saya akan melengkapi," tegasnya.

Annas menyebut, dengan tersedianya ruangan kelas yang layak, serta fasilitas lainnya, maka siswa-siswi akan senang berada didalam dan akan senang saat menuntut ilmu.

"Jika anak-anak kita senang dan merasa nyaman disekolah, tentu pelajaran akan mudah masuk dan tentunya akan berdampak bagi keberhasilan guru saat mengajar," pungkasnya.

Annas berjanji, setiap kekurangan yang dijumpai disekolah yang dikunjunginya, akan diupayakan penganggaran di APBD P tahun ini.

"Ya, secepatnya kekurangan itu akan kita benahi, kita akan usahakan dalam APBD P ini bisa dianggarkan," tegasnya.

Hasil dari pemantauan disekolah dan juga laporan dari Kabupaten/Kota UN hari pertama berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.

Ikut serta dalam rombongan antaralain, Kepala Dinas Pendidikan Riau Dwi Agus Sumarno, Sekretaris Dinas Pendidikan Abdul Kadir, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, dan lainnya. ***(ris)

###

Terkini