Kemendiknas RI Rekomendasikan Dua SMK di Riau yang Membuka Jurusan Biomasa

Kamis, 24 April 2014 | 08:04:34 WIB
Bupati Pelalawan HM Harris menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada apel Senin di SMKN 1 Pangkalankerinci.###

PELALAWAN, UTUSANRIAU.CO - Saat ini, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) RI bekerjasama dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Mesin dan Teknik Industri (P4TK) Bandung,  telah merekomendasikan empat Menengah Kejuruan (SMK) se - Indonesia untuk menerapkan dan membuka jurusan Biomassa.

Ke empat sekolah tersebut yakni SMKN 1 Pangkalan Kerinci kabupaten Pelalawan dan SMKN 1 kabupaten Inhil provinsi Riau serta SMKN 1 Pangkalan Bun dan SMKN 1 Palangkaraya - Kalimantan Tengah. Untuk itu, guna menerapkan jurusan Biomassa tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan bersama SMKN 1 Pangkalan Kerinci, menggelar workshop penyiapan Implementasi Pembelajaran Biomass, Selasa kemarin (22/4) di aula SMKN I Pangkalan Kerinci.

Hadir dalam pelaksanaan workshop tersebut Kadisdik Inhil, sejumlah pimpinan perusahaan di Pelalawan, pejabat Disdik Pelalawan, Dirjend Depdiknas, Kepsek SMK I Pangkalan Kerinci Nurasia MPd dan para majelis guru SMK I Pangkalan Kerinci.

Kadisdik Pelalawan MD Rizal saat dikonfirmasi soal ini, Kamis (24/4), mengatakan bahwa di Riau hanya di SMK I Pangkalan Kerinci dan di SMK Inhil yang direkom oleh Kemendiknas untuk membuka jurusan Biomasa yang mesti disambut baik oleh masyarakat Pelalawan.

"Jadi Kemendiknas RI langsung yang merekomendasikan SMKN 1 Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan dan SMKN 1 Kabupaten Inhil-Provinsi Riau, untuk membuka jurusan Biomasa. Dan ini harus disyukuri dan disambut baik oleh masyarakat Pelalawan," terang orang nomor satu di lingkungan Dinas Pendidikan Pelalawan ini, Kamis (24/4).

Ditanya soal alasan pihak Kemendiknas Pusat merekomendasikan dibukanya jurusan Teknik Enenergi Terbarukan (TET) di dua SMKN Riau ini, karena di dua kabupaten di Riau ini terkenal dengan luas potensi Perkebunan kelapa sawit. Untuk itu, pihaknya meyakini jurusan Biomassa yang mulai dibuka tahun ini di SMK I Pangkalan Kerinci, akan sangat potensial sekali dan akan banyak peminatnya.

"Soalnya, jurusan ini hanya ada di dua SMK di Riau," tegasnya.

Karena itu, sambungnya, untuk mendukung dibukanya jurusan Biomassa di sekolah SMK I Pangkalan Kerinci ini, maka pihaknya akan mendukung pembangunan pengadaan infrastruktur dan pengadaan SDM di SMK I Pangkalan Kerinci demi kelancaran proses belajar mengajar untuk jurusan Teknik Energi Terbarukan direkom kemendiknas tersebut.

"Saya juga meminta pada Kepsek SMKN I Pangkalan Kerinci agar secepatnya mengajukan proposal inventarisasi anggaran dana untuk pengajuan pembangunan infrastruktur pendukung dan pengadaan SDM seperti tenaga guru bagi jurusan bio masa di SMK I Pangkalan Kerinci. Dengan demikian, maka proses pengajuan pengalokasian anggaran dananya dapat dimasukan di APBD Pelalawan," paparnya.

Sementara itu, sambung MD Rizal, untuk pengadaan tenaga guru bagi jurusan biomasa di SMK I Pangkalan Kerinci pada tahap awalnya, pihak Disdik pelalawan bersama pihak SMK I Pangkalan Kerinci akan merekrut para praktisi tenaga pengajarnya dari berbagai perusahaan yang ada di daerah ini seperti PT RAPP dan sejumlah perusahaan lainnya.

"Dan untuk memuluskan proses penerapan pembelajaran bagi jurusan biomassa ini, kita akan bekerjasama dengan sejumlah perusahaan yang ada di Pelalawan termasuk pengadaan tenaga gurunya. Dengan dibukanya jurusan Teknik Energi terbarukan di SMK I Pangkalan Kerinci tahun ini, sangat didukung oleh para manajement perushaan yang ada di pelalawan. Bahkan terkait tenaga pengajar untuk jurusan ini para perusahaan siap membantunya bahkan tanpa digaji pun mereka mau menjadi tenaga pengajar dijurusan Biomasa ini. Namun demikian, karena mereka sudah membantu tentu akan kita berikan bantuan gaji honor selama mereka mengajar di jurusan biomasa tersebut. Selain itu, untuk pengadaan guru jurusan biomasa tersebut kita akan magangkan sejumlah tenaga pengajar kita ke daerah lain nantinya," ujarnya.

Sedangkan Kepsek SMK I Pangkalan Kerinci Nurasia MPd pada media ini mengatakan, bahwa dipilihnya sekolah SMK I Pangkalan Kerinci untuk diterapkan jurusan Biomasa atau disebut Jurusan Teknik Energi terbarukan, dikarenakan di sekolah ini banyak faktor pendukung untuk saling melengkapi kelancaran proses belajar mengajar di jurusan tersebut. Seperti adanya jurusan teknik mesin, kelistrikan, dan pertanian yang sudah memiliki fasiltas infrastruktur dan labornya.

"Kita memang mulai tahun 2014 ini akan menerima siswa baru satu lokal dengan jumlah sebanyak 25 murid untuk proses belajar di jurusan biomasa tersebut. Dan untuk ruang kelas tempat belajar bagi siswa yang akan diterima dijurusan bio masa itu, sudah kita siapkan. Dan saat ini, untuk memperlancar belajar mengajar di jurusan tersebut, selain kita akan memperbantukan semua sarana prasarana yang ada disekolah ini yang ada kaitannya dengan jurusan tersebut, kita juga akan ajukan proposal pengajuan inventarisasi pengadaan pembangunan infrastruktur dan pengadaan tenaga gurunya pada pihak Disdik Pelalawan dalam waktu dekat ini," tutupnya. (ur2)

 

###

Terkini